RELUNG.ID – Bus Putra Remaja yang membawa 19 penumpang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Tanjung Ning Simpang, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Kamis (29/10/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Bus bernomor polisi AB 7380 AS itu hilang kendali saat melintasi jalan menurun dan licin, kemudian menabrak pembatas jembatan hingga masuk ke pinggir anak sungai.
Akibat kejadian tersebut, sopir bus bernama Solihin dan dua penumpang mengalami luka ringan. Sementara itu, kernet bus bernama Surohman bersama 17 penumpang lainnya dilaporkan tidak mengalami luka.
Kasat Lantas Polres Empat Lawang, AKP Wahyudin, menjelaskan bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Musi Rawas menuju Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.
Menurut keterangan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat gangguan pada kendaraan yang membuat sopir kehilangan kendali saat melewati kondisi jalan yang licin dan menurun.
“Kejadian bermula saat bus yang dikemudikan oleh Solihin bersama 19 penumpang beserta satu kernet melintasi jalan yang licin dan menurun. Bus mengalami malfungsi yang menyebabkan setir tidak bisa digerakkan dan rem blong,” ungkap Wahyudin, Jumat (30/10/2026).
Ia melanjutkan, bus kemudian melaju tanpa kendali hingga menabrak pembatas jembatan dan masuk ke pinggir anak sungai.
“Bus hilang kendali lalu menabrak pembatas jembatan dan masuk ke pinggir anak sungai,” sambungnya.
Setelah kecelakaan terjadi, seluruh penumpang dievakuasi ke sebuah rumah makan di Desa Lubuk Kelumpang, Kecamatan Saling, pada Kamis malam.
Meski bus terjun ke pinggir anak sungai, sebagian besar penumpang dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Sopir dan dua penumpang yang mengalami luka ringan menjadi korban luka dalam insiden tersebut.
Kecelakaan ini diperkirakan menimbulkan kerugian material hingga Rp100 juta. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama bagi angkutan penumpang yang melintasi jalur antar kabupaten dengan kondisi jalan menurun dan licin.
“Pengemudi juga perlu meningkatkan kewaspadaan saat menghadapi kondisi jalan yang berisiko, guna mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (SLM)

