RELUNG.ID — Sebuah insiden kecelakaan memilukan terjadi di perairan Sungai Musi Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, yang melibatkan speedboat dan perahu ketek, menewaskan tiga orang penumpang speedboat dan tiga lainnya dilaporkan hilang.
Kasat Polairud Polres Muba, Iptu Imam Shokibi, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi pada Sabtu (3/2/2024) malam ketika speedboat 40 PK, dengan merek Sinar Agung, yang membawa 11 orang penumpang dan satu jenazah bayi, bertabrakan dengan perahu ketek yang bermuatan kelapa.
“Speedboat Sinar Agung bermuatan 11 orang dan termasuk satu jenazah bayi bertabrakan dengan motor sungai (ketek) bermuatan kelapa dinahkodai Hardi yang bertolak dari Sungai Bungin (Banyuasin),” kata dia, Ahad (4/2).
BACA Juga : Rentetan Kecelakaan di Perairan Sungai Musi Palembang, Akibat Kelalaian Tugboat Bawa Tongkang
Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang penumpang speedboat meninggal dunia, lima lainnya mengalami luka-luka, dan tiga orang, termasuk jenazah bayi, dilaporkan hilang.
Speedboat tersebut pecah dan tenggelam, sedangkan satu unit perahu ketek yang terlibat langsung diamankan oleh pihak berwenang.
“Saat kejadian laka itu, satu unit speedboat yang dinaiki para korban itu pecah dan tenggelam. Kami pun melakukan pencarian terhadap tiga korban laka air tersebut,” tambah Imam Shokibi.
BACA Juga : 7 Sungai di Sumsel Siaga Satu, Warga di Bantaran Diminta Waspada
Menurut Kasi Ops Basarnas Sumsel, Manca, speedboat tersebut membawa jenazah seorang anak kecil yang hendak dibawa ke Lalan, Muba. Kondisi cuaca buruk dengan hujan lebat dikabarkan menjadi faktor pemicu kecelakaan tersebut.
“Dalam perjalanan di dekat PU daerah bagan sedang terjadi hujan lebat, speedboat pun tabrakan dengan ketek,” ujarnya.
Korban-korban yang meninggal dunia telah dibawa ke Desa Karang Makmur, Kecamatan Lalan, untuk dimakamkan, sementara pencarian terhadap tiga orang yang masih hilang terus dilakukan oleh tim penyelamat.
Insiden ini menyisakan duka yang mendalam dan menyoroti pentingnya keselamatan dalam perjalanan laut.

