RELUNG.ID – Seorang ibu bernama Samilah (51) dikabarkan meninggal dunia saat melakukan pencoblosan di bilik suara TPS 01 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sumsel, pada Rabu (14/2) sekitar pukul 09.40 WIB.
Menurut keterangan Herlina, anak Samilah, ibunya tidak memiliki riwayat penyakit yang diketahui.
“Saat almarhumah sedang di bilik suara, membuka surat suara, tiba-tiba oleng dan terjatuh. Lalu meninggal di lokasi,” katanya, Rabu (14/2).
Sementara itu, suami Samilah, Pendi mengatakan, bahwa istrinya sangat antusias hendak pergi mencoblos ke TPS. Bahkan, dia berdandan seperti hendak pergi ke hajatan pernikahan atau kondangan.
“Pagi tadi dia sudah memakai bedak, sudah berdandan cantik. Lalu saya mengatakan, nanti dulu, belum buka TPS,” ungkap
Pendi, mengenang tingkah laku istrinya sebelum pergi untuk selama-lamanya. Pendi juga menyebutkan bahwa sang istri sesekali mengalami darah rendah namun tidak memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Sebelum berangkat ke TPS, dia sudah sarapan makan pempek dan minum kopi,” ujarnya.
Informasi dari warga di lokasi TPS 01 mengindikasikan bahwa korban telah mencoblos semua surat suara Calon Legislatif (Caleg), dan hanya kertas surat suara Presiden dan Wakil Presiden yang belum dicoblos.
“Korban pingsan, lalu dibawa ke rumah sakit. Selang beberapa waktu, ada informasi bahwa yang bersangkutan meninggal dunia,” kata salah seorang warga di TPS 01.
Camat Baturaja Timur, Yoyin Arifiyanyo, juga mengonfirmasi kejadian tersebut dari stafnya, bahwa ada warganya yang tiba-tiba ambruk saat mencoblos di bilik suara.
“Iya, benar almarhumah warga kita. Kabarnya ibu Samilah tiba-tiba jatuh saat sedang mencoblos. Kemudian dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia,” katanya.

