RELUNG.ID — Hujan yang mengguyur Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir tidak hanya membuat beberapa titik tergenang.
Hujan itu juga membuat longsor dan menimpa aliran irigasi di Desa Cawang Baru, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara.
Longsoran itu membuat aliran irigasi patah. Dampaknya, puluhan hektar persawahan milik warga terancam kekeringan.
“Longsor yang terjadi tadi pagi membuat irigasi patah, air belum bisa mengaliri persawahan di desa Cawang Baru dan sekitarnya,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Kamis (29/2/2024).
Ia menyebut, irigasi itu sangat penting bagi warga, khususnya petani di wilayah desa tersebut. Saat ini warga hanya bisa mengandalkan hujan yang turun.
“Irigasi yang patah itu dapat menyebabkan hamparan sawah seluas 80 hektar di desa Cawang Baru berpotensi kekeringan. Karena hanya irigasi ini yang menyupport perairan untuk sawah tersebut,” ungkapnya.
Saat ini, pihak terkait sudah ke lokasi dan meninjau longsoran yang terjadi. Koordinasi juga telah dilakukan antara Camat Dempo Utara, BPBD Pagar Alam, Polsek Dempo Utara dan Babinsa Dempo Utara.
“BPBD Pagar Alam beserta rombongan sudah meninjau lokasi longsor dan irigasi yang patah di desa Cawang Baru. Tindak lanjut kemudian akan berkoordinasi dengan Dinas PU untuk perbaikan irigasi yang patah tersebut,” tukasnya.[RG]

