RELUNG.ID – Sebuah video pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri beredar di media sosial.
Dalam pidato tersebut, Megawati terlihat berang terhadap orang yang membully nya.
Video tersebut diunggah oleh akun Terang Media, Kamis (11/1).
Baca Juga: Situasi COVID-19 di Sumsel, Januari 2024 : 15 Positif dan Satu Orang Meninggal
Dalam video itu, Ketua Umum PDI Perjuangan ini meminta jangan membullynya. Jika dalam kampanye ini dia di bully maka dia pun sudah memiliki pengacara.
“Kali ini saya sudah janji. Kalau dalam kampanye ini saya dibully, saya sudah punya yang namanya pengacara, saya tepat janji loh,” katanya.
Dia mengaku, sebelumnya dia tidak peduli mau dibully atau mau apa saja terserah. Namun, jangan pernah membully ketika Pemilu.
Baca Juga: Sungai Rawas Meluap, 20.000 Rumah di Enam Kecamatan Musi Rawas Terendam
“Saya bukan nakutin, itu kata kebenaran saya loh,” tegasnya.
Megawati juga mengaku, jika memang ada mau yang membantah, atau tidak setuju, silahkan datang dan catat namanya.
“Jangan saya dibully, jangan saya dipotong-potong kalau ngomong,” terangnya.
Baca Juga: 30 Tahun Usia Pernikahan, Armand Maulana Unggah Foto Jadulnya Bersama Dewi Gita
Menurutnya, rakyat itu adalah pemegang kekuasaan di republik ini. Jadi jangan takut kalau diintimidasi, dipukul. Jadi harus berbicara jangan takut.
Ibu dari Puan Maharani ini juga menegaskan, saat menjadi Presiden ke-5. Dia yang telah memisahkan Polri dengan TNI.
Untuk memisahkan hal itu, tentunya bukan hal yang mudah dan harus susah payah. Mulai dari adanya pemasukan, pendapatan untuk APBN. Bahkan, diberikan sejumlah peralatan dan lain sebagainya.
Baca Juga: Rumah BUMN Sumsel Ajak Pelaku UMKM Palembang Jadi Mitra, Begini Caranya
“Eh eling lo ya yang jadi pemimpinnya,” pungkasnya.

