RELUNG.ID— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mencatat bahwa mulai Minggu (7/4) hingga Jumat (12/4/2024), wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) akan menghadapi cuaca ekstrem dengan peningkatan curah hujan intensitas sedang hingga lebat.
Veronica Sinta Andayani, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, mengatakan bahwa dalam sepekan ke depan, cuaca umumnya akan berawan dengan berawan tebal.
“Terdapat potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang, kilat, dan petir. Meskipun diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah Sumsel, namun fenomena ini bersifat sporadis dan lokal, ” kata dia.
Sinta juga menyebutkan bahwa potensi hujan ini juga dapat memicu longsor di wilayah-wilayah yang rawan. Oleh karena itu, antisipasi khusus, terutama terhadap arus lalu lintas yang dilalui pemudik atau pengendara lainnya, harus dilakukan untuk menghindari hambatan pergerakan kendaraan.
Wilayah Barat Sumsel, seperti Lahat, Pagar Alam, OKU Selatan, dan sekitarnya, menjadi wilayah yang berpotensi terjadi longsor.
“Oleh karena itu, pemudik disarankan untuk memahami rute mudik yang akan dilalui, termasuk potensi bencana yang mungkin dihadapi, kepadatan lalu lintas, dan faktor-faktor lainnya, ” kata dia.
Sinta menambahkan bahwa pemudik yang menggunakan transportasi darat sebaiknya selalu memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi, situs web, atau media sosial resmi @infobmkg untuk perencanaan perjalanan mudik.
“Selain itu, peralatan perjalanan juga harus dipersiapkan dengan baik, termasuk pemeriksaan kendaraan saat melintas dalam kondisi hujan, mengingat masih dalam periode musim hujan, ” kata dia.
Waktu terbaik untuk melakukan perjalanan mudik dari segi cuaca adalah di pagi hingga siang hari, karena biasanya pada saat itu awan hujan masih dalam fase tumbuh atau cuaca masih relatif baik.
“Semua ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik selama masa liburan Lebaran, ” kata dia [RG]

