RELUNG.ID — Untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kewaspadaan di titik rawan selama arus mudik dan arus balik pasca mudik lebaran Idul Fitri 1445 H, Pj Bupati Apriyadi Mahmud telah menyediakan alat berat di beberapa titik rawan.
“Pemerintah Kabupaten Muba telah menyiagakan alat berat melalui Dinas PUPR. Ini merupakan antisipasi di titik-titik rawan longsor, kemacetan, dan situasi lainnya,” ungkap Pj Bupati Apriyadi Mahmud pada Minggu (7/4/2024).
Ia juga mengajak perusahaan-perusahaan yang dilalui arus mudik untuk turut menyediakan alat berat guna mengantisipasi potensi titik rawan di sekitarnya.
“Saya juga mengimbau agar pihak perusahaan terlibat dalam upaya meminimalisir dan mengantisipasi di titik-titik rawan di wilayah Muba,” ujar putra daerah Muba yang berasal dari Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan.
Sementara itu, Kadin Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga AP, juga menghimbau para pemudik untuk beristirahat saat merasa lelah atau mengantuk.
“Gunakan fasilitas rest area yang tersedia di wilayah Muba. Jangan memaksakan diri untuk berkendara jika sedang lelah atau mengantuk,” tegasnya.
Lebih lanjut, untuk memantau situasi jalan dan lalu lintas terkini, terutama arus mudik di ruas Palembang-Betung, para pemudik dapat memantau secara online melalui situs YouTube [link].
“Dengan demikian, para pemudik atau pengendara dapat memantau kondisi arus lalu lintas secara langsung,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa hari Minggu (7/4/2024) diprediksi menjadi puncak arus mudik, oleh karena itu para pemudik terutama yang menuju Kabupaten Muba diimbau untuk berkendara dengan aman dan hati-hati.
“Semoga semua pemudik sampai tujuan dengan selamat dan dapat berkumpul dengan keluarga di momen Idul Fitri,” pungkasnya. [RG]

