RELUNG.ID – Menjelang perayaan Idulfitri 1445 H, tradisi mudik menjadi salah satu momen yang paling dinantikan.
Untuk memastikan perjalanan mudik berjalan dengan lancar dan aman, sangat penting untuk memperhatikan kondisi ban mobil Anda.
Berikut adalah 3 tips untuk perawatan ban sebelum memulai perjalanan mudik:
1. Tekanan Angin Ban
Tekanan angin yang ideal dapat diketahui dari lis pintu supir bagian atau pada buku manual mobil.
Tekanan angin ban ini perlu diperiksa agar tidak terlalu tinggi maupun terlalu rendah. Karena dapat berbahaya mempengaruhi pengendalian (handling) serta daya cengkram mobil.
Tak hanya daya cengkram mobil rendah, tekanan angin ban yang tidak sesuai dapat mengakibatkan berkurangnya kenyamanan berkendara dan membuat akselarasi terasa lambat, mengurangi efisiensi bahan bakar.
Bahkan, dapat mempercepat kerusakan pada ban itu sendiri. Karena itu, sangat penting untuk memeriksa tekanan angin ban ini.
2. Kondisi Fisik Ban
Selain tekanan angin pada ban. Kondisi fisik ban juga harus diperhatikan, apakah masih layak atau tidak.
Jika sudah tidak layak maka dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan pengendalian kendaraan, meningkatnya resiko aquaplaning saat hujan, serta memperpanjang jarak pengereman kendaraan.
Jika tapak ban sudah sejajar dengan garis-garis TWI, artinya kedalaman tapak 3/3 yang tersisa sudah kurang dari batas aman, yakni 1.6mm, dan sudah memerlukan penggantian ban.
Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah adanya kerusakan ban, seperti retak, benjol, memar maupun adanya paku atau benda asing lain yang menempel pada ban.
3. Daya Angkut Ban Mobil
Seperti halnya mobil, ban juga memiliki nilai daya angkut maksimum. Hal ini tertera pada dinding samping ban. Patuhi batasan daya angkut maksimum ban agar tidak berdampak buruk pada ban dan pengendara itu sendiri.
Kendaraan yang overload dapat menyebabkan pengendalian menjadi tidak responsif, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta mempercepat keausan pada ban.
Jika 3 tips tersebut sudah dijalankan, maka jangan lupa untuk selalu menyiapkan ban cadangan jika kondisi mendesak atau pecah ban saat ditengah perjalanan mudik.

