RELUNG.ID — Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan kembali dilanda banjir besar, yang bahkan lebih parah dari banjir sebelumnya.
Tingginya intensitas hujan di kawasan perbukitan hulu sungai menjadi salah satu faktor utama meluapnya sungai dan membanjiri perkampungan warga, merusak persawahan, kebun, dan infrastruktur jalan antar desa.
Banjir ini juga menyebabkan masjid di Desa Talang Randai terendam, serta bangunan gedung SMP Negeri 3 Paiker di Desa Talang Padang nyaris ambruk karena tanah di sekitarnya tergerus akibat luapan sungai. Tanggul penahan sungai pun sudah jebol dan pondasi bangunan menggantung.
Kapolsek Paiker, Ipda Hendri Suhendri, terus memantau kondisi banjir dan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap banjir susulan.
“Sungai yang berbelok ke perkampungan warga Desa Talang Randai mengakibatkan alur sungai terpecah dua, mengarah ke Desa Talang Padang dan Desa Talang Randai, ” kata dia.
Masjid yang terendam, bangunan Puskesmas yang rawan tergerus, dan luapan saluran irigasi yang merusak perkebunan dan sawah warga menjadi perhatian utama.
Pihak terkait seperti Pemkab Empat Lawang, Dinas PUPR, Balai Besar Sungai, dan BNPB diharapkan dapat memberikan bantuan dalam pembuatan tanggul dan penormalan aliran sungai, mengingat ketinggian air sungai hampir sama dengan pemukiman warga.
Diharapkan tindakan cepat dan koordinasi yang baik antar lembaga dapat membantu mengurangi dampak buruk banjir dan melindungi pemukiman warga dari bahaya banjir yang mengancam.[RG]

