RELUNG.ID – Lagi viral di sosial media (sosmed) rangka skutik eSAF Honda dituduh mudah karat, keropos hingga patah.Hal itu tentunya langsung direspon Astra Honda Motor (AHM) tentunya bisa berdampak kepada minat pembelian kedepannya.
Dilansir dari Oto.com, pihak AHM sudah membuat tim investigasi dan verifikasi. “Tim sudah ke konsumen, meski belum semua terdata. Saat dihubungi ada yang tidak balas,” kata General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbudin, saat dihubungi, Senin (21/8).
Baca Juga: Mau Beli Motor Trail? 5 Rekomendasi dengan Harga Terjangkau
Disebutkannya, konsumen tak perlu khawatir dan segera mengunjungi bengkel resmi Honda AHASS guna mengecek komponen sasis. Apabila terbukti ada kesalahan dalam proses pembuatan, Honda akan melakukan penggantian sesuai prosedur yang berlaku.
“Selama masa garansi (akan) diganti). Garansi rangka dan sistem kelistrikan selama 1 tahun atau 10 ribu kilometer tergantung mana yang lebih dulu dicapai,” imbuhnya.
Lakukan Recall?
Bagaimana bila masa garansi sudah habis? Besar kemungkinan konsumen akan dibebankan untuk penggantian komponen sasis. Mengacu laman resmi Daya Parts Shop Milik PT Daya Adicipta Motora sebagai Main Dealer motor Honda di Jawa Barat, harga sasis eSAF Honda BeAT adalah Rp1,15 juta.
Baca Juga: 7 Tips Perawatan Motor Setelah Dipakai Jarak Jauh
Lain cerita jika akhirnya AHM melakukan kampanye recall atau penarikan/perbaikan unit. Umumnya program recall yang dilakukan produsen otomotif bersifat bebas biaya alias gratis. Namun keputusan recall harus menunggu hasil investigasi yang melibatkan sejumlah bengkel, konsumen, dan instansi lainnya.
Mengenal Rangka eSAF
Rangka eSAF diklaim sebagai inovasi terbaru dari sepeda motor Honda, khususnya jenis skutik. Proses pembuatan rangka eSAF menggunakan lembaran pelat baja yang kemudian di-press dan dilas.
Metode pembuatannya sedikit berbeda dengan rangka motor lain atau sasis model Honda sebelumnya dengan menggunakan pipa yang dipotong. Lalu, diferensiasi lain ada pada proses penyatuan beberapa pelat baja yang di-press pengelasannya. Aktivitas penyatuan menggunakan teknik laser welding yang disebut meminimalisir efek deformasi (perubahan bentuk).
Dengan penggunaan sasis eSAF, AHM bilang bisa memangkas bobot motor hingga 8 persen (atau lebih ringan 4 kilogram dari rangka model lama) yang kemudian efeknya terasa pada keiritan bahan bakar. Lalu, dengan sasis tipe ini juga membuat ruang akomodasi atau bagasi jadi lebih luas tanpa mengurangi kestabilan serta handling motor.

