RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) menggandeng Perum Bulog Sumsel menggelar operasi pasar
Operasi pasar ini digelar di halaman kantor Camat Lais, Selasa (22/8).
Dalam operasi pasar tersebut, sebanyak 10 ton beras digelontorkan ke masyarakat.
Baca Juga: Jadi Anak Naruto! Ini 4 Alasan Kawaki Masih Kurung Naruto
Pj Bupati Muba, Apriyadi mengatakan operasi pasar ini digelar untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Serta menjaga stabilitas harga dalam rangka pengendalian inflasi daerah di Kecamatan Lais.
“Sekitar 1000 paket yang kita siapkan, dan semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan mampu berkontribusi terhadap pengendalian inflasi daerah khususnya di Kabupaten Muba,” katanya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog Sumsel atas terselenggaranya kegiatan operasi pasar di Kecamatan Lais ini. Dia berharap agar pihak Bulog Sumsel secara rutin melakukan kegiatan tersebut.
Baca Juga: Drakor ‘A Good Day To Be A Dog’ Bakal Tayang Oktober, Yuk Intip Sinopsisnya
“Intinya sering- sering dilakukan, sekali lagi kami dari jajaran Pemkab Muba siap untuk mendampingi dan memfasilitasi. Dan pesan saya kepada masyarakat tetap antri dengan tertib sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, “tandasnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Muba, Azizah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam kondisi sekarang.
Dimana, harga komoditi khususnya beras mulai menunjukkan tren kenaikan di semua kecamatan.
Baca Juga: Maling Jerit Histeris Dikurung dan Ditakuti dengan Ular
Dia mengakui jika beras dalam operasi pasar ini berasal dari Bulog yaitu sebanyak 8 ton.
Kemudian juga itu didampingi dengan komoditi gula dan minyak, jadi total keseluruhan yang kita lakukan dioperasi pasar ini sebanyak 10 ton.
Nantinya akan dibeli oleh masyarakat dengan harga yang sudah disubsidi Bulog, dalam arti resmi dari pemerintah dan dari Kementrian perdagangan.
Baca Juga: Penduduk Konoha Ingin Boruto Dihukum Mati
“Untuk satu paket beras 5 kilogram dan minyak goreng itu dijual 60 ribu per paket,” pungkasnya.

