RELUNG.ID – Tim Opsnal Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap enam pria yang terlibat dalam perampokan toko sembako di Jalan Pangeran Ayin, Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin. Perampokan ini terjadi pada Minggu, (26/4/2024).
Para pelaku yang ditangkap adalah Ali Topan (28), Muslimin (22), Rian (36), Budiman (41), Masagus Usman (46), dan Marwani (24). Ali Topan diketahui sebagai otak dari perampokan tersebut dan merupakan mantan karyawan korban yang terakhir bekerja pada tahun 2020.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo, menyatakan bahwa para perampok beraksi di tengah malam saat kedua korban sedang tidur.
“Korban terkejut saat para pelaku masuk ke dalam tokonya. Mereka bergegas mengunci pintu kamar namun langsung didobrak oleh para pelaku,” kata Anwar, Senin (3/6/2024).
Para korban diancam dengan senjata api, mata dan tangan mereka dilakban, serta mereka disiram dengan bensin agar menunjukkan barang berharga.
“Para pelaku kemudian mengambil uang, emas, ponsel, serta puluhan slop rokok di dalam toko dengan total kerugian sekitar Rp 400 juta. Komplotan ini kemudian kabur menggunakan mobil Avanza,” tambahnya.
Berdasarkan laporan korban, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keenam pelaku dalam waktu empat hari di lokasi yang berbeda.
“Kami mengamankan satu unit mobil Avanza, dua pucuk senjata api rakitan beserta lima butir amunisi, serta sejumlah emas, cincin, puluhan slop rokok berbagai merek, dan satu unit ponsel,” kata Anwar.
Selain perampokan, salah satu pelaku, Muslimin, mengaku melakukan pencabulan terhadap dua korban perempuan agar mereka mau menunjukkan barang berharga yang disimpan.
“Ya, saya melakukan itu agar korban menunjukkan barang berharga yang disimpan,” ujarnya.
Kini, keenam pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.[RG]

