RELUNG.ID – Icoma telah memperkenalkan sepeda listriknya yaitu Tatamel sejak tahun 2020 lalu.
Tak hanya itu, sepeda listrik juga telah memulai debutnya di CES pada 2023 lalu.
Kini, sepeda listrik seukuran koper bakal diproduksi terbatas dan mulai dikirim pada Oktober 2024 mendatang.
Saat diperkenalkan sepeda listrik ini terlihat ringkas dan tangguh, tentunya ini menjadi daya tarik dari sepeda listrik tersebut.
Namun, pada kenyataannya sepeda listrik ini tak sejalan dengan ekspektasi karena banyaknya batasan dan ketentuan yang tidak dimiliki sepeda listrik. Mulai dari berat sepeda listrik hingga jarak tempuh yang pendek.
Sepeda listrik ini memiliki berat sebesar 63 kilogram, hal ini lebih berat 10 kilogram dari unit yang dipresentasikan di CES 2023. Hal ini tentunya membuat kesulitan dalam mengangkut kendaraan tersebut.
Padahal, sepeda listrik Tatamel ini memiliki fitur rangka lipat yang seharusnya memudahkan untuk menyimpan dan membawanya.
Selain itu, tenaga berasal dari motor 600W yang mencapai puncaknya pada 2.000W dan disuplai oleh baterai 51,2V.
Pengisian daya penuh membutuhkan waktu 3 jam dan mampu menempuh jarak 30 kilometer dengan kecepatan maksimum 25 mph.
Berat dan kecepatan sepeda ini menempatkannya sebagai sepeda motor bebek, sehingga pengguna memerlukan lisensi untuk mengoperasikannya.
Tak hanya itu, pengguna juga tentunya dilarang menggunakan jalur sepeda dan harus tetap berada di Jalan Raya dengan menggunakan lengkap helm, plat nomor, lampu dan spion.

