RELUNG.ID- Suasana duka masih menyelimuti kediaman Tri Rizki Akbar Reformansyah (26), tenaga kerja indonesia (TKI) yang meninggal dunia di Jepang usai mengalami kecelakaan kerja.
Ditemui di rumah duka yang beralamat di Jalan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang, ibu kandung korban Cik Imah (55) tak menyangka dengan kejadian yang menimpa anaknya.
“Tidak ada firasat apapun kalau Kiki (sapaan akrabnya) akan meninggal. Sebab, Sabtu dan Minggu masih sempat berkomunikasi, dan video call,” kata Cik Imah saat diwawancarai awak media, Rabu (29/1).
Dikatakan oleh Cik Imah, awalnya dia tidak percaya dengan kabar meninggalnya Rizki. Oleh karena itu, ia pun mencari nomor telepon teman anaknya yang sama-sama kerja di Jepang.
“Saya ditelpon oleh temannya yang sama- sama kerja di Jepang, mengatakan jika Kiki mendapat musibah.Takutnya hoax, dan karena tidak percaya dengan kabar itu, saya tanyakan nomor Hp ke keluarga teman anak saya yang menelpon, untuk memastikan apakah benar nomor itu nomor teman anaknya,” jelas dia.
Ternyata memang benar itu nomor teman anaknya, dan tidak lama dirinya mendapatkan kabar dari anak pertama saya, kakak nya kiki yang mengatakan jika Kiki mendapatkan musibah.
“Saya tidak pernah menyangka kiki akan pergi secepat itu, dia anak baik pak, perhatian sama saya dan keluarganya dan tidak pernah sedikitpun berpikiran jelek ke orang lain,” tuturnya.
Sementara itu, kakak kandung korban Herci Basepko Lidintama (34) mengatakan jika dirinya pertama menerima kabar meninggalnya Kiki dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI pada Senin (27/1).
“Saat itu saya sedang nyetir, ditelpon langsung dari Kemenaker RI mengabarkan adiknya mendapatkan musibah dan meninggal,”tambah dia.
Herci Mengatakan jika adiknya sudah sekitar 7 bulan berada di Jepang untuk bekerja.
“Sebelumnya dia bekerja di Palembang, kemudian resign untuk mengikuti seleksi program kerja di Jepang, dan lulus, berangkat sejak akhir Juni 2024,” jelas dia.
Namun Herci mengatakan belum bisa menjelaskan secara rinci kronologi kejadian yang dialami oleh adiknya tersebut.
“Untuk penjelasan terkait kronologi kami serahkan kepada adik yang berada di Bangka. Sebab kami disini masih fokus untuk mengurus kepulangan dan pemakaman jenazah Kiki nanti,”ungkapnya.
Lanjutnya, pihak perusahaan kini sudah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka untuk proses pemulangan jenazah.
“Diinfokan sabtu (1/2) jenazah akan diberangkatkan dari Jepang, dan diperkirakan Minggu (2/2) pagi tiba dan akan dimakamkan di TPU Mahameru, “kata dia. [DNS]

