RELUNG.ID – Jumlah jemaah haji Embarkasi Palembang yang meninggal dunia bertambah menjadi tujuh orang. Kabar duka terbaru datang dari jemaah haji Kloter 16 asal Ogan Komering Ilir (OKI), Wartono Noyo Kerto (82), yang meninggal dunia di An Noor Hospital, Makkah pada Minggu (9/6/2024) pukul 22.35 WAS.
Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel, Abdul Qudus, mengonfirmasi berita ini pada Selasa (10/6/2024).
“Total sudah 7 jemaah Embarkasi Palembang yang meninggal, 2 meninggal saat di Embarkasi Palembang dan 5 meninggal di Arab Saudi,” ujarnya.
Berikut rincian nama-nama jemaah yang wafat:
1. Nurseha Umar Alkaf (52) – Kloter 2 asal Palembang, wafat di RSUD Siti Fatimah Palembang.
2. Umiyana Saibi Umar (40) – Kloter 5 asal Babel, wafat di RSUD Siti Fatimah Palembang.
3. Yusman Irawan (64) – Kloter 2 asal Lubuklinggau, wafat di RS King Fadh Madinah.
4. Sayuti Amir Hasan (65) – Kloter 9 asal OKU Selatan, wafat di Madinah.
5. Saroni Muntari Adam – Kloter 11 asal OKU Timur, wafat di Makkah.
6. Abdul Hamid Usman – Kloter 8 asal Bangka, wafat di RS Saudi Jerman Makkah.
7. Wartono Noyo Kerto (83) – Kloter 16 asal OKI, wafat di Makkah.
Abdul Qudus menambahkan bahwa almarhum akan dibadalhajikan. Pemerintah menyiapkan program badal haji sebagai bagian dari layanan bagi jemaah yang memenuhi kriteria. Program ini mencakup tiga kelompok jemaah: mereka yang meninggal dunia di Asrama Haji Embarkasi atau dalam perjalanan sebelum wukuf di Arafah, jemaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan, serta jemaah yang mengalami gangguan jiwa.
“Program badal haji ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa seluruh jemaah mendapatkan kesempatan untuk menyelesaikan rukun Islam kelima tersebut, meskipun dalam kondisi tertentu mereka tidak dapat melakukannya secara langsung,” jelasnya. [RG]

