RELUNG.ID – Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi ikut mendampingi mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Tun Dr. Mahathir Mohamad, dalam kunjungannya ke Sumsel untuk menghadiri Pembukaan Muzakarah Ahlul Halli Wal Aqdi ke-7 di Auditorium Yayasan Pendidikan dan Dakwah Akuis Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, pada Selasa (2/7/2024).
Setibanya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Mahathir Mohamad yang pernah menjabat sebagai PM Malaysia selama 24 tahun, didampingi oleh Konjen Malaysia Medan Shahril Nizam Abdul Malek, Pj Bupati Kabupaten Banyuasin Hani Syopiar Rustam, , Imam Ahlul Halli Wal Aqdi Fathul Adhim Chatib, Ketua I Ahlul Halli Wal Aqdi Ust. Arbani, serta para delegasi Yayasan Perdana Malaysia.
Mereka disambut langsung oleh Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi bersama sejumlah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di terminal kedatangan VIP Bandara SMB II Palembang.
Mahathir Mohamad dan rombongan kemudian menuju Yayasan Pendidikan dan Dakwah Akuis Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, untuk menghadiri pembukaan Muzakarah Ahlul Halli Wal Aqdi ke-7 Tahun 2024.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu yang tengah dihadapi umat Islam dibahas dan didiskusikan oleh para ulama dan cendekiawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pesan pentingnya, Mahathir Mohamad menegaskan bahwa dunia telah banyak mengalami kemajuan, sehingga menjadi tantangan berat bagi umat Islam.
Dia mengajak umat muslim di berbagai penjuru dunia untuk terus memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kita tidak boleh asingkan diri kita lagi dari perkembangan di negara lain, apa yang dilakukan oleh bangsa-bangsa dan negara-negara lain terutama kuasa dunia. Kita harus menguasai ilmu canggih supaya kita berkemampuan menciptakan peralatan untuk melindungi umat Islam,” kata Mahathir dengan dialek Melayu yang kental. [AYK]

