RELUNG.ID – Empat nelayan Kapal KM Lombok 3 Taruna terombang ambing di perairan selatan Pulau Maspari. Hal ini dikarenakan, kapal yang ditumpangi mereka ditabrak sebuah kapal kargo 5 Juli lalu.
Beruntung, keempat nelayan ini berhasil diselamatkan dan kini telah dijemput keluarganya.
Keempat nelayan tersebut yaitu Jelly (ABK), Bondan (Nahkoda), Agus (Abk) dan Jaka (Abk). Keempatnya merupakan warga Desa Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Provinsi Bangka Belitung.
Berdasarkan informasi, para nelayan ini hendak mencari kepiting dan bertolak dari Tanjung Ketapang, Provinsi Bangka Belitung pada 30 Juni lalu.
Kemudian, pada 5 Juli, kondisi cuaca buruk dan hujan deras disertai gelombang kuat dan badai sehingga mengganggu pandangan nahkoda.
“Kapal KM Lombok 3 Taruna ini kemudian ditabrak oleh kapal jenis kargo sehingga kapal nelayan yang ditumpangi mereka tenggelam,” kata Kasubdit Gakkum Satpolairud Polda Sumsel, AKBP Rahmad Sihotang, Senin (8/7).
Para ABK kapal terjun ke laut dan terombang ambing di laut dengan berpegangan menggunakan tutup Piber untuk bertahan di laut, sekitar 12 jam terombang-ambing di laut para nelayan itu diselamatkan Kapal Johan Fortune tujuan Jakarta-Palembang.
“Kapal Johan Fortune ini kemudian menyelamatkan keempat nelayan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Syahbandar Palembang,” katanya.
Keempat nelayan tersebut sempat dibawa untuk diperiksa kesehatannya di Klinik Polairud dan hasilnya bagus. Namun, mereka perlu istirahat.
“Saat ini pihak keluar sudah menjemput keempat nelayan tersebut,” pungkasnya. (FZI)

