RELUNG.ID – Jembatan P.6 Lalan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel ambruk usai ditabrak tongkang pengangkut batubara pada Senin (12/8) lalu.
Akibat kejadian itu, aktivitas warga setempat terganggu lantaran tidak ada penyebrangan. Selain itu, aliran listrik di lokasi pun harus padam.
Karena itu, Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi meminta perusahaan untuk bertanggung jawab memperbaiki kembali jembatan yang ambruk tersebut.
“Kami minta perusahaan bertanggung jawab dan membantu pembangunan kembali jembatan yang ambruk tersebut,” tegas Elen usai meninjau langsung lokasi, Minggu kemarin (18/7).
Dia menambahkan, akibat kejadian tersebut setidaknya 8 ribu warga dari tiga desa kesulitan untuk melakukan aktivitas. Karena tidak dapat menyebrang.
“Kami minta perusahaan lainnya juga ikut membantu membangun kembali jembatan penghubung ini agar masyarakat dapat kembali beraktivitas,” harapnya.
Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachman Wibowo menambahkan, pihaknya menyampaikan duka terhadap korban atas kejadian tersebut. Pihak juga sejak awal terus memantau perkembangan penanganan kasus tersebut.
Untuk masalah penengakan hukum, pihaknya memastikan terus berjalan. Bahkan, saat ini sudah ada dua tersangka yang sedang diproses hukum oleh penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel.
Pihaknya juga telah meminta Bhabinkamtibmas Polsek agar bersama Babinsa Koramil untuk mendata barang yang hilang akibat kejadian tersebut dan kemudian disampaikan ke pihak perusahaan untuk diganti rugi.
“Mudah-mudahan tidak ada gangguan kamtibmas terkait peristiwa ini. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersabar, mudah-mudahan jembatan ini bisa segera dibangun kembali,” harapnya. (EWJ)

