RELUNG.ID — Realisasi investasi di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) pada triwulan II/2024 mencapai angka yang mengesankan, yaitu sebesar Rp13,07 triliun.
Capaian ini dilaporkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel, dengan rincian Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp5,25 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp7,82 triliun.
Plh Kepala DPMPTSP Sumsel, Kurniawan Abadi, melalui Kepala Bidang Pengendalian Pelaksana Penanaman Modal, Eko Agusrianto, menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi ini mengalami peningkatan sebesar 20,12 persen secara year on year (yoy).
“Capaian di triwulan II/2024 ini telah mencapai sekitar 41,98 persen dari target BKPM yang ditetapkan sebesar Rp64,82 triliun,” ujar Eko pada Rabu (21/8/2024).
Tidak hanya dari sisi nilai investasi, capaian ini juga berkontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di wilayah Sumsel. Tercatat sebanyak 11.265 orang telah terserap dalam berbagai sektor investasi, meningkat dari 8.233 orang pada periode sebelumnya.
Lima besar subsektor yang mendominasi realisasi investasi di triwulan II/2024 ini adalah pertambangan sebesar Rp2,92 triliun, industri kertas dan percetakan sebesar Rp2,40 triliun, serta subsektor listrik, gas, dan air sebesar Rp2,15 triliun. Selain itu, industri makanan menyumbang Rp1,74 triliun, diikuti oleh subsektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp1,16 triliun.
Eko juga menjelaskan bahwa untuk lokasi realisasi investasi terbesar dari PMA berada di Ogan Komering Ilir dengan nilai Rp2,37 triliun atau sekitar 45,24 persen dari total PMA. Sementara itu, realisasi investasi dari PMDN terbesar berada di Muara Enim dengan nilai Rp1,90 triliun atau 24,30 persen dari total PMDN.
Negara yang menjadi investor terbesar di Sumsel pada triwulan II/2024 ini adalah Singapura dengan nilai investasi mencapai Rp3,15 triliun, diikuti oleh Tiongkok dengan Rp1,68 triliun. Investor lainnya berasal dari Australia dengan Rp108 miliar, Jepang Rp106 miliar, dan Malaysia dengan Rp106 miliar.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa Sumsel semakin menarik bagi para investor, baik dari dalam maupun luar negeri, dengan berbagai sektor yang menawarkan peluang investasi yang menjanjikan.[AYK]

