RELUNG.ID – Orang tua harus tahu memberikan kopi kepada balita itu berbahaya. Karena dewasa kini banyak sekali orang tua sudah memberikan kopi sejak di umur 1 tahun.
Kopi memang ada manfaatnya untuk orang dewasa, namun tidak untuk balita. Dilansir dari Hellosehat, ini ada 5 efek negatif memberikan kopi kepada balita. Simak dibawah ini :
1. Menyebabkan kecanduan
Kopi mengandung kafein, dan kafein adalah stimulan. Stimulan merupakan bahan atau senyawa yang mempercepat pengiriman sinyal antara otak dan tubuh. Ini sebabnya minum kopi dapat membuat Anda lebih waspada, aktif, percaya diri, dan berenergi.
Kafein juga bersifat adiktif atau dapat memicu kecanduan. Jika balita sering minum kopi, ia lebih berisiko mengalami kecanduan ketika usianya bertambah nanti. Gejala kecanduan kafein antara lain sakit kepala, lesu, cemas, mudah marah, serta sulit berkonsentrasi.
Baca Juga: Minyak Mawar Bisa Redakan Stress, Ini 5 Manfaat Lainnya
2. Membuat anak menjadi hiperaktif dan susah tidur
Kafein memang membuat tubuh Anda lebih aktif dan berenergi. Namun, jika dikonsumsi oleh balita, kafein dapat menyebabkan berbagai efek samping. Di antaranya perilaku hiperaktif, susah tidur, perubahan nafsu makan dan mood secara drastis, serta cemas.
Hal ini terjadi karena balita memiliki toleransi kafein yang lebih rendah dibandingkan orang dewasa. Anda dapat mengonsumsi 200-300 miligram kafein per hari tanpa terkena efek samping, tapi balita biasanya hanya boleh mengonsumsi setengahnya.
3. Meningkatkan risiko obesitas
Kopi sebenarnya rendah kalori, tapi minuman ini kini sering dijual dengan tambahan sirup, krim, dan saus karamel. Ketiganya banyak mengandung gula dan kalori. Jika balita sering minum kopi seperti ini, asupan gula dan kalorinya tentu sangat tinggi.
Asupan gula berlebih adalah salah satu faktor penyebab obesitas. Pada penelitian yang sama, balita berusia 2 tahun yang sering minum kopi berisiko 3 kali lipat lebih besar mengalami obesitas ketika memasuki TK.
Baca Juga: Ini 3 Manfaat Makan Popcorn saat Nonton Film di Bioskop
4. Menyebabkan masalah gigi dan tulang
Kopi memiliki sifat asam, dan asam dapat mengikis lapisan email gigi sehingga gigi menjadi berlubang. Anak-anak khususnya, lebih rentan mengalami masalah gigi karena lapisan email pada gigi tetap mereka memerlukan waktu lebih banyak untuk mengeras.
Balita yang sering minum kopi juga berisiko kehilangan kalsium. Pasalnya, kafein dalam jumlah tinggi dapat mengganggu penyerapan kalsium dan memicu pengeluaran kalsium dari tubuh. Apabila penyerapan kalsium terganggu, massa tulang dapat berkurang.
5. Memperparah masalah kesehatan yang sudah ada
Beberapa masalah kesehatan pada balita dapat bertambah parah bila ia terlalu sering minum kopi. Sebagai contoh, konsumsi kopi dapat meningkatkan detak jantung. Balita yang memiliki detak jantung tidak normal bisa saja mengalami gejala yang lebih parah.
Kafein juga tidak selalu meningkatkan mood. Pada beberapa orang, senyawa ini justru dapat memperburuk suasana hati. Bagi anak yang memiliki gangguan kecemasan, penurunan mood akibat konsumsi kopi secara berlebihan dapat meningkatkan kecemasan yang ia alami.
Semoga bermanfaat

