RELUNG.ID – Sriwijaya FC (SFC), yang baru merayakan ulang tahun ke-20 pada Rabu (23/10/2024), harus menerima sanksi tambahan dari Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI).
Klub Laskar Wong Kito dijatuhi denda sebesar Rp50 juta karena melanggar aturan terkait penggunaan pemain U-21 dalam pertandingan melawan PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) pada 12 Oktober 2024.
Sriwijaya FC dinilai melanggar regulasi setelah hanya menurunkan pemain U-21 selama 54 menit dari 90 menit yang diwajibkan. Pemain U-21 mereka, Muhammad Fadly, digantikan oleh pemain senior Chris Robert, bukan pemain U-21 lain seperti yang diatur dalam regulasi kompetisi Liga 2024/2025.
Selain Sriwijaya FC, sejumlah klub lain dari Liga 1 dan 2 juga menerima sanksi dari PSSI. Di antaranya, PSM Makassar yang didenda Rp5 juta karena tindakan kasar pemain U-18 mereka, Fitrah Agsyah, yang juga dilarang bermain dalam dua pertandingan setelah menerima kartu merah.
Bali United FC U-18 dan Persebaya U-20 juga terkena sanksi. Bali United dijatuhi denda Rp5 juta setelah lima pemain mereka mendapatkan kartu kuning dalam satu pertandingan. Sedangkan pemain Persebaya, Sheva Kardanu Setiawan, dilarang bermain satu pertandingan dan didenda Rp5 juta karena menghalangi tim lawan mencetak gol.
Sanksi serupa menimpa Borneo FC U-20, dengan pemain Jovan Jordiansyah Syahwa Maulana dilarang bermain dua pertandingan dan didenda Rp5 juta karena tindakan kekerasan. Sementara itu, Semen Padang U-20 didenda Rp10 juta karena pelatih kepala Zuchli Imran Putra tidak berada di bench saat melawan PSBS Biak U-20.
Keputusan ini mencerminkan komitmen Komdis PSSI untuk menegakkan aturan dan menjaga sportivitas dalam kompetisi. [AYK]

