RELUNG.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang akhirnya mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf kepada Partai Bulan Bintang (PBB) atas kesalahan pemasangan logo PBB yang mendukung pasangan calon walikota yang tidak sesuai.
Ketua KPU Palembang, Syawaludin, dalam jumpa pers pada Sabtu (2/11) menjelaskan bahwa terjadi kesalahan pada banner kampanye yang memasang logo PBB mendukung pasangan nomor urut 1, Fitrianti-Nandriani. Padahal, PBB mendukung pasangan nomor urut 2, Ratu Dewa-Prima Salam (RDPS).
“Kami mendapat informasi dari Ketua DPC PBB Kota Palembang sekitar pukul 08.15 WIB terkait kesalahan tersebut. Pada pukul 09.30 WIB, kami langsung mencopot banner yang terpasang di tiga titik: Jalan Ki Merogan, depan Stasiun Kertapati, depan RSMH Palembang, dan depan Pasar Cinde, serta menggantinya dengan banner baru,” jelas Syawaludin.
Ia menyebutkan bahwa kesalahan ini terjadi akibat perubahan desain yang dilakukan oleh pihak percetakan. File asli yang diserahkan KPU pada 15 Oktober mengalami kendala teknis sehingga perlu diedit, yang kemudian berujung pada kekeliruan tersebut.
Syawaludin menegaskan bahwa dukungan PBB tetap untuk paslon RDPS nomor 2, sementara PKB mendukung paslon nomor 1. “Kami sudah meminta maaf secara langsung kepada Ketua DPC PBB Palembang, Ade Victoria, dan kami memohon maaf kepada semua pihak atas kejadian ini,” ungkapnya.
Ketua DPC PBB Palembang, Ade Victoria, menyatakan apresiasinya atas respon cepat KPU dalam mengoreksi kesalahan ini. “Kami berharap hal seperti ini tidak terulang kembali,” tuturnya. (dudi)

