Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kisah Pilu Pasutri Renta Terlantar di Kontrakan Memprihatinkan, Sang Anak Siap Dihujat
Indeks

Kisah Pilu Pasutri Renta Terlantar di Kontrakan Memprihatinkan, Sang Anak Siap Dihujat

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda10/12/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Potongan video saat memperlihatkan dua pasutri lansia yang diduga telantar. Foto : Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Sudarto anak dari pasangan suami istri (Pasutri) Cik Dong (63) dan Muya (64), mengaku kaget saat mengetahui keberadaan orang tuanya yang hidup terlantar di rumah kontrakan tak layak huni di Lubuklinggau, Sumsel melalui video yang beredar di media sosial (medsos).

Meski merasa kesal dengan komentar pedas dari netizen yang menghakimi dirinya karena melihat kondisi kedua orang tuanya yang kurus kering dan terbaring lemah. Namun Sudarto akhirnya menyadari melalui cara ini ia bisa menemukan orang tuanya.

“Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan media sosial. Kalau tidak ada medsos, saya tidak akan pernah menemukan orangtua saya,” ungkap Sudarto dengan penuh haru pada Selasa 10 Desember 2024.

Sudarto, anak kedua pasutri tersebut, yang tinggal di Bengkulu, terkejut saat mengetahui keberadaan orangtuanya melalui media sosial.

Ia pun menceritakan, beberapa bulan lalu, orang tuanya tinggal bersamanya di Bengkulu. Namun, sekitar enam bulan yang lalu, Cik Dong dan Muya pamit untuk menemui anak ketiga mereka di Lubuklinggau.

Meski Sudarto melarang karena usia mereka yang sudah lanjut dan kondisi kesehatan ayahnya yang sering sakit, keduanya tetap bersikukuh pergi.

“Waktu itu ayah saya memang sering sakit-sakitan, tapi tubuhnya masih berisi dan mereka sehat. Saya sempat kontak dengan adik saya di Lubuklinggau, dan benar mereka tinggal di sana,” kata Sudarto, mengenang saat terakhir kali bertemu.

Namun, tiga bulan terakhir, keberadaan orang tuanya tidak diketahui. Adik ipar Sudarto menyebutkan bahwa mereka pergi tanpa izin, sehingga keluarga mulai mencari mereka.

Hingga akhirnya, Sudarto mengetahui nasib orang tuanya lewat video viral di media sosial. Tanpa berpikir panjang, ia langsung berangkat ke Lubuklinggau untuk menemui mereka.

“Saya tidak pernah melantarkan orang tua saya. Sejelek apapun mereka, tetap orangtua saya. Saya siap dihujat, saya pasrah. Saya sudah mencari ke mana-mana, baru sekarang bisa ketemu,” tegas Sudarto, dengan mata yang berkaca-kaca.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi keuangan yang terbatas membuatnya sulit membiayai orang tuanya.

“Saya hanya kerja serabutan di kebun, punya empat anak, dan tidak punya harta. Tapi saya tetap bertanggung jawab,” tambah Sudarto.

Kini, kedua orangtuanya tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Lubuklinggau, Fahmi Zuriansyah, memastikan pasutri tersebut akan mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, baik dalam perawatan medis maupun kebutuhan lainnya.

Pemeriksaan medis mengungkapkan bahwa keduanya mengidap penyakit TB paru dan membutuhkan perawatan intensif.

“Alhamdulillah, kami sudah menindaklanjuti perawatan mereka, dan kami berharap mereka bisa segera pulih dan kembali ke keluarga setelah sehat,” kata Fahmi.

Pemerintah setempat memastikan bahwa Cik Dong dan Muya akan mendapatkan perhatian penuh sampai mereka benar-benar sembuh dan bisa kembali ke keluarganya.[AYK]

 

Lubuklinggau orang tua
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePergi Tanpa Pamit, Pasutri Lansia Ditemukan Sakit di Bedeng Kecil Beralas Tikar
Next Article Prakiraan Cuaca Palembang Hari Ini : Malam Hujan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,889 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,762 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,735 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?