Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Nasdem Kritik PDIP atas Penolakan Kenaikan PPN 12 persen: Mengkhianati Kesepakatan
Bisnis

Nasdem Kritik PDIP atas Penolakan Kenaikan PPN 12 persen: Mengkhianati Kesepakatan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda23/12/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Partai Nasdem mengkritik tajam sikap inkonsisten Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait penolakan terhadap kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang akan berlaku mulai 1 Januari 2025. Kebijakan ini merupakan implementasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), yang sebelumnya telah disepakati oleh Pemerintah dan DPR RI, termasuk oleh Fraksi PDIP.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Nasdem, Fauzi Amro, menyebut langkah PDIP ini sebagai bentuk inkonsistensi yang mengingkari kesepakatan.

“Undang-Undang HPP adalah hasil kesepakatan bersama yang disahkan melalui Rapat Paripurna DPR pada 7 Oktober 2021. Bahkan, Panja RUU HPP dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi PDIP, Dolfie Othniel Frederic Palit,” ujar Fauzi (23/12/2024).

Menurut Fauzi, penolakan PDIP kini seolah menjadi upaya politisasi isu untuk meraih simpati publik.

“Sekarang mereka menolak PPN 12%, ini mengkhianati kesepakatan bersama. Sikap ini seperti ‘lempar batu sembunyi tangan’ yang berpotensi menyesatkan opini masyarakat,” tegasnya.

Kenaikan tarif PPN ini merupakan bagian dari reformasi perpajakan untuk meningkatkan penerimaan negara dan mendukung konsolidasi fiskal. Sebagai bentuk keberpihakan, pemerintah menetapkan PPN 0% untuk barang dan jasa kebutuhan dasar, seperti:

Barang: Beras, daging ayam dan sapi, gula pasir, ikan, telur ayam, cabai, dan bawang merah.

Jasa: Pendidikan, layanan kesehatan, angkutan umum, tenaga kerja, keuangan, asuransi, buku, vaksin polio, rumah sederhana, listrik, dan air minum.

“Langkah ini memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjangkau meskipun tarif PPN naik,” jelas Fauzi.

Nasdem mendukung kebijakan kenaikan PPN ini, tetapi menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak terjadi distorsi pasar. Mereka juga mendorong program subsidi untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dari dampak kenaikan tarif.

“Komisi XI DPR RI akan memantau pelaksanaan kebijakan ini dan terus membuka dialog dengan pemerintah serta pelaku usaha untuk memastikan tidak ada dampak negatif terhadap stabilitas ekonomi rakyat,” tambah Fauzi.

Fauzi mengingatkan PDIP untuk konsisten dengan keputusan yang telah disepakati di DPR. Ia menilai manuver PDIP ini dapat merusak kredibilitas kebijakan fiskal nasional.

“Rekam jejak digital masih ada, jadi masyarakat bisa melihat siapa yang benar-benar konsisten memperjuangkan kepentingan bangsa,” pungkasnya.

Sikap PDIP yang berubah ini dinilai Nasdem sebagai upaya politis jangka pendek yang bisa mengganggu efektivitas kebijakan negara di bidang perpajakan.[TRA]

 

 

Nasdem PDIP Tarif PPN 12 Persen
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBareskrim Polri Tangkap Buronan Internasional Pelaku Laboratorium Narkotika di Bali
Next Article Pengisi Suara Aoi Todo di Jujutsu Kaisen Ambil Alih Peran Franky di One Piece
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,949 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,819 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,791 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?