Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Rencana Penambangan PT TBBE Ditentang Warga Gunung Megang Dalam, Kerusakan Lingkungan Jadi Alasan Utama
Regional

Rencana Penambangan PT TBBE Ditentang Warga Gunung Megang Dalam, Kerusakan Lingkungan Jadi Alasan Utama

Indra PrajaBy Indra Praja21/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
ilustrasi/ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID-Masyarakat Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, menegaskan penolakan keras terhadap rencana penambangan batu bara yang diajukan oleh PT Truba Bara Banyu Enim (PT TBBE).

Penolakan tersebut muncul setelah beredarnya surat undangan rapat rapat komisi penilai mengenai analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) yang dijadwalkan pada 22 dan 23 Januari di Hotel 101 Rajawali Palembang.

Warga desa menyoroti lokasi tambang yang berada di Sungai Pinang Dusun 8, Gunung Megang Dalam, yang merupakan daerah dataran rendah dan rawan banjir. Mereka khawatir limbah tambang dapat mencemari pemukiman mereka dan memperburuk kondisi lingkungan.

Baca juga :   Gandeng TNI, Dedi Mulyadi Siapkan ‘Pesantren Militer’ untuk Remaja Bermasalah

“Kami menolak keras rencana penambangan ini. Surat undangan yang beredar ditujukan kepada Camat Gunung Megang, tetapi yang akan merasakan dampaknya adalah masyarakat, bukan camat,” tegas Makmur, tokoh masyarakat Gunung Megang Dalam, dengan nada tinggi, Selasa (21/1).

Makmur juga menegaskan bahwa penyelesaian terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh PT Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) yang sebelumnya beroperasi di kawasan tersebut belum kunjung ada, terutama terkait dengan limbah yang merusak kebun sawit milik warga.

Lebih lanjut, Makmur menilai rapat pembahasan Amdal yang akan digelar di Palembang hanya sebatas seremonial dan tidak akan membawa perubahan nyata. “Perusahaan hanya mencari keuntungan tanpa memperhatikan dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat,” ujar mantan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim ini.

Baca juga :   Gerindra Keluarkan Rekomendasi Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024 di Sumsel, Berikut Daftarnya

Senada dengan Makmur, Gunawan AD, tokoh pemuda desa, juga menegaskan penolakan terhadap rencana tersebut. Dia mengungkapkan adanya dugaan pembiaran terhadap dampak negatif seperti limbah dan debu yang mengganggu lingkungan sekitar.

Selain itu, kondisi jalan yang licin akibat pembuangan limbah menyebabkan kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut. “Kami menolak rencana kegiatan penambangan batu bara PT TBBE. Jika tetap dilanjutkan, kami akan melakukan aksi di Pemkab Muara Enim, DPRD Muara Enim, Pemprov Sumsel, dan DPRD Sumsel,” tegas Gunawan.

Hingga saat ini, Caecilia Brahmana, Public Relations Specialist PT RMK, belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi terkait penolakan masyarakat Gunung Megang Dalam terhadap pembahasan Amdal dan RKL-RPL rencana kegiatan penambangan batu bara oleh PT TBBE. (FNS)

Muara Enim PT RMK Energy RMK Energy TBBE
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMau Liburan ke Negeri Sakura, Telkomsel Hadirkan Paket Internet RoaMAX Jepang
Next Article Palembang Terapkan Pemotongan Gaji Otomatis untuk Biaya Anak Pasca-Perceraian
Indra Praja

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,867 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,742 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,715 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?