RELUNG.ID – Banyak orang meremehkan khasiat dari pijat efleksi untuk kesehatan. Padahal pijat bisa melegahkan kelelahan dari aktifitas kerja.
Dilansir dari halodoc, 13 manfaat pijat refleksi :
1. Melancarkan peredaran darah
Studi berjudul Effect of massage on blood flow and muscle fatigue following isometric lumbar exercise yang dipublikasikan Medical Science Monitor menemukan, pemberian pijat lumbal berpengaruh pada peningkatan suhu kulit dan peningkatan aliran darah di area sekitarnya.
Gerakan dalam pijat mampu membuka simpul pada pembuluh darah, sehingga nadi dan vena bisa bekerja lebih optimal dalam mengalirkan darah. Kegunaan lainnya, yakni mencegah penyakit akibat peredaran darah tidak lancar.
Baca Juga: Dampak Negatif Pengharum Ruangan bagi Tubuh, Selain Asma
2. Membantu mengurangi stres
Studi Physiological adjustments to stress measures following massage therapy: A review of the literature yang dipublikasikan pada Hindawi menemukan, peningkatan tekanan darah, pernapasan, dan detak jantung adalah semua manifestasi fisiologis dari respons sistem saraf simpatis terhadap peristiwa yang membuat stres.
Pengalaman stres di tempat kerja, misalnya, dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, yang selanjutnya dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Dengan pijat refleksi, kegiatan ini dapat memperbaiki gejala stres dengan meningkatkan aktivitas parasimpatis.
3. Membantu mengurangi gejala penyakit tertentu
Terapi ini membantu meringankan gejala beberapa penyakit ringan, seperti sakit kepala, nyeri punggung, atau masalah pada pencernaan. Sementara untuk multiple sclerosis dan Parkinson, pijat akan membantu mengurangi rasa nyeri atau sakit, tapi tidak menyembuhkannya.
4. Melancarkan sistem pencernaan
Pijat membantu meningkatkan sirkulasi dan memberikan stimulasi pada bagian sistem pencernaan. Terapi ini mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol 24 jam sebelum pijat.
5. Membantu meredakan dan mengurangi nyeri
Tubuh memiliki lebih dari 7.000 saraf yang berada di bagian telapak kaki dan terhubung melalui sistem saraf pusat. Pijat refleksi di area tersebut dapat memperbaiki keseimbangan dari fungsi dan sistem pada tubuh. Hasilnya, tubuh menjadi lebih rileks, sehingga rasa nyeri bisa berkurang.
Dari studi berjudul The effect of reflexology on pain intensity and duration of labor on Primiparas, yang dipublikasikan pada Iranian Red Crescent Medical Journal, refleksologi adalah teknik kuno, ringan dan non-invasif, yang digunakan secara luas sebagai salah satu metode untuk menghilangkan rasa sakit.
Menerima pijat refleksi selama 40 menit.
Mendapatkan dukungan emosional selama 40 menit.
Menerima perawatan rutin selama persalinan.
Dari studi itu, hasilnya intensitas nyeri pada ketiga kelompok di atas lebih rendah pada kelompok pijat refleksi. Dalam kelompok tersebut, mereka melaporkan penurunan intensitas nyeri ketimbang mereka yang menerima perawatan rutin.
6. Meredakan migrain dan sakit kepala
Pijat juga dapat mengurangi migrain dan sakit kepala dengan meningkatkan aliran darah dan meredakan ketegangan otot. Gangguan tersebut dipicu oleh stres dan faktor psikologis lain, seperti gelisah berlebihan dan cemas.
7. Mengurangi kecemasan
Dalam membantu mengurangi kegelisahan, pijat refleksi membantu meningkatkan mood atau suasana hati secara tak langsung. Setelah refleksi, peredaran darah jadi lebih lancar, sehingga kamu akan merasa lebih rileks.
Baca Juga: Ini 7 Efek Buruk Sinar Matahari untuk Kulit
Manfaat ini terbukti dalam penelitian The effects of foot reflexology on anxiety and pain in patients with breast and lung cancer yang dipublikasikan Oncology Nursing Forum.
Metodenya dilakukan dengan melakukan perawatan refleksi kaki selama 30 menit pada pengidap kanker payudara atau paru-paru. Hasilnya, mereka yang menjalani perawatan pijat refleksi mengalami penurunan tingkat kecemasan ketimbang yang tidak melakukannya.
8. Baik untuk pengidap diabetes tipe 2
Dengan pijat refleksi secara teratur, pasien pengidap diabetes tipe 2 bisa memiliki kadar gula darah yang lebih terkontrol. Untuk mendapatkan manfaat ini, kamu juga perlu melakukan pola hidup sehat lainnya, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
9. Membuang racun dalam tubuh
Pijat refleksi mampu meningkatkan fungsi kandung kemih dan menurunkan gangguan pada saluran kandung kemih. Hal ini bisa meningkatkan sistem toksisitas tubuh, sehingga proses detoksifikasi racun jadi lebih maksimal.
10. Mempercepat proses penyembuhan
Selama pijat refleksi berlangsung, akan terjadi peningkatan aktivitas saraf, peningkatan sirkulasi darah, dan keseimbangan metabolisme. Dengan begitu, sel-sel tumbuh lebih cepat, sehingga proses penyembuhan luka jadi lebih cepat.
11. Meningkatkan keseimbangan hormon
Pijat refleksi dapat membantu mempengaruhi keseimbangan hormonal dalam tubuh. Cara ini efektif membantu mengatasi masalah hormonal seperti PMS (sindrom pramenstruasi) atau menopause.
12. Meningkatkan fungsi sistem pernapasan
Pijatan pada titik-titik refleksi yang terkait dengan sistem pernapasan dapat membantu memperbaiki pernapasan. Khasiat lainnya, yaitu mengurangi sesak napas dan membantu meredakan gejala asma.
13. Meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas
Melalui rangsangan titik-titik refleksi, pijat refleksi dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas sendi. Aktivitas ini secara langsung dapat membantu dalam pemulihan cedera dan masalah pada otot.
Semoga bermafaat

