RELUNG.ID – Pengharum ruangan sering digunakan di rumah dan kantor. Namun ada dampak negatif dari pengharum ruangan tersebut.
Hal itu akibat ada beberapa bahan kimia dalam pengharum ruangan, seperti ftalat dapat mengganggu endokrin dalam tubuh dan sensitizer yang dapat menyebabkan alergi. Selain itu juga dapat memicu terjadinya asma, mengi, sakit kepala, dan dermatitis kontak.
Baca Juga: Ini 7 Efek Buruk Sinar Matahari untuk Kulit
Dilansir dari halodoc, berikut ini beberapa dampak kesehatan tubuh yang dapat terjadi:
1. Gangguan Pernapasan
Salah satu efek samping paling umum adalah kesulitan bernapas. Baunya kuat dan bahan kimia yang terdapat dalam penyegar udara dapat mengiritasi sistem pernapasan dan menyebabkan terjadinya batuk, bersin, atau megap-megap.
Bagi orang yang sudah memiliki kondisi pernapasan seperti asma atau alergi, paparan pengharum ruangan bisa memicu serangan yang lebih serius. Untuk menghindari efek tersebut, kamu harus memilih pembersih udara yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya dan mengurangi penggunaannya.
Baca Juga: 4 Asupan Menjaga Kesehatan saat Idul Adha
2. Gangguan Kulit dan Alergi
Penyegar udara juga bisa menyebabkan iritasi kulit dan reaksi alergi pada beberapa orang. Bahan kimia dalam penyegar udara dapat menyebabkan iritasi kulit, ruam, gatal-gatal, atau bahkan dermatitis kontak.
Jika kamu memiliki kulit sensitif atau memiliki riwayat alergi, sebaiknya hindari penggunaan pengharum ruangan yang mengandung bahan yang dapat menyebabkan alergi. Memilih produk alami dan hipoalergenik dapat membantu mengurangi risiko penyakit kulit dan alergi.
Semoga bermanfaat.

