RELUNG.ID – Ibu hamil atau bumil seharusnya lebih banyak untuk tidur bertujuan untuk kesehatan ibu dan janin. Namun banyak ibu hamil yang sulit atau susah tidur.
Dilansir dari alodokter, kenali 4 penyebab ibu hamil susah tidur :
1. Mual dan muntah
Umumnya mual dan muntah saat hamil terjadi pada trimester pertama. Namun, hal ini bisa juga terjadi pada trimester kedua dan ketiga. Bahkan, ada pula ibu hamil yang mengalami mual muntah sepanjang kehamilannya.
Walau sering disebut morning sickness, nyatanya mual dan muntah saat hamil bisa terjadi kapan saja, baik pagi, siang, atau malam hari. Tentu saja hal ini bisa menyebabkan ibu hami susah tidur jika terjadi di malam hari, lantaran keinginan untuk muntah akan sulit untuk ditahan.
Guna mencegah mual dan muntah selama hamil, sebenarnya Bumil dianjurkan untuk mencukupi waktu istirahat, karena kelelahan justru bisa memperburuk mual. Oleh karena itu, selalu sediakan air putih hangat dan camilan, seperti biskuit jahe, di samping tempat tidur untuk menghalau rasa mual.
Baca Juga: Ini Macam-macam Tes Kesuburuan untuk Wanita
2. Kram kaki
Kram kaki merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu hamil dan biasanya terjadi di malam hari. Rasa nyeri dan tidak nyaman karena kram tentu bisa menyebabkan ibu hamil susah tidur atau terbangun dari tidur.
Untuk mencegahnya, Bumil bisa melakukan peregangan kaki sebelum tidur. Bila di tengah tidur Bumil mengalami kram kaki, segera luruskan kedua kaki dan goyangkan jari kaki secara perlahan. Jangan lupa untuk memijat area betis guna mengendurkan otot yang tegang.
Beberapa ahli mengatakan bahwa kram kaki disebabkan oleh rendahnya kadar kalsium dan magnesium dalam tubuh ibu hamil. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang kaya akan mineral, misalnya kacang-kacangan dan biji-bijian, mungkin dapat mengurangi munculnya kram kaki.
3. Sering buang air kecil
Seiring bertambahnya ukuran janin, jangan heran bila Bumil akan lebih sering ke toilet untuk buang air kecil. Bobot janin yang tiap hari bertambah ini menyebabkan kandung kemih Bumil tertekan.
Karena tekanan ini, Bumil akan jadi lebih sering ingin buang air kecil. Keluhan ini bisa menyebabkan Bumil terbangun di malam hari dan kesulitan untuk tidur kembali, walau Bumil sangat mengantuk.
Baca Juga: Ini 4 Mitos Keperawanan yang Populer di Indonesia
Untuk mengatasinya, 1-2 jam sebelum tidur Bumil dianjurkan untuk tidak minum banyak dan buang air kecil terlebih dahulu meskipun kandung kemih terasa belum penuh. Selain itu, hindari konsumsi minuman berkafein karena bisa membuat Bumil makin susah tidur dan sering buang air kecil.
4. Sakit punggung
Ibu hamil rentan mengalami sakit punggung. Kondisi ini terjadi akibat kombinasi perubahan hormon pada ibu hamil serta kenaikan berat badan dirinya dan janin.
Sakit punggung merupakan salah satu penyebab susah tidur yang cukup sering dialami oleh ibu hamil. Guna meringankannya, Bumil dianjurkan untuk rutin berolahraga atau melakukan stretching. Olahraga yang bisa Bumil pilih antara lain berenang atau yoga kehamilan.
Itulah sederet penyebab ibu hamil susah tidur yang perlu Bumil ketahui. Walau Bumil kesulitan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, bukan berarti Bumil membiarkan waktu tidur Bumil kurang dan melewatkan waktu tidur setiap hari, ya.
Waktu tidur yang cukup perlu diperjuangkan demi kesehatan Bumil dan janin. Jika Bumil sangat sulit memejamkan mata pada malam hari, tetapi sangat mengantuk di pagi hari, manfaatkanlah kesempatan ini untuk tidur walau hanya sebentar.
Bila Bumil masih saja susah tidur atau mengalami kendala untuk tidur nyenyak, mungkin sulit tidur yang Bumil alami disebabkan oleh hal lain yang lebih serius. Jadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Semoga bermanfaat.

