RELUNG.ID – Harga kopi di New York mengalami kenaikan di Bursa ICE pada perdagangan Senin kemarin (10/2).
Kenaikan ini mencapai 6 persen hingga mencapai level tertinggi yaitu di atas 4,30 Dolar AS atau sekitar Rp70 ribu per pon.
Kenaikan ini disinyalir karena cuaca kering dan panas di negara penghasil diantaranya yaitu Brasil.
“Kami khawatir harga ini akan terus naik,” kata salah satu pendiri Waralaba Kopi di AS, Bob Fish
Dia mengaku saat ini Brasil dan Vietnam merupakan penghasil kopi dan memiliki tahun hasil panen yang baik. Namun, hal ini tidak akan terjadi kembali di bulan Agustus 2026 mendatang.
Karena itu, dia pun menyarankan kedai kopi di AS menaikkan harga mereka, atau menghadapi risiko melihat margin keuntungan mereka “menguap”.
Dikutip dari Reuters, harga kopi berjangka di New York, yang dilihat sebagai patokan harga global, mencapai rekor 4,2410 Dolar AS atau sekitar Rp70 ribu per pon. (AAL)

