RELUNG.ID – Pihak JW Marriott Medan akhirnya angkat bicara terkait video viral yang menunjukkan insiden kamar hotel yang banjir akibat sprinkler yang menyemprotkan air.
Dalam klarifikasinya, pihak hotel menegaskan kejadian tersebut bukan peristiwa baru, melainkan insiden lama yang terjadi pada tahun 2020 dan telah diselesaikan.
Director of Sales JW Marriott Medan, Vina Veronica, menyatakan bahwa pihak hotel ingin meluruskan informasi yang beredar di media sosial.
“Perlu kami informasikan bahwa hal tersebut terjadi pada tahun 2020 dan telah sepenuhnya diselesaikan antara tamu dan hotel,” ujarnya, Selasa (11/2/2025).
Lebih lanjut, Vina juga menampik kabar mengenai jumlah denda yang dikenakan kepada tamu yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Menurutnya, informasi yang beredar mengenai biaya yang harus dibayarkan oleh tamu tidaklah akurat.
“Selain itu, kami berniat mengklarifikasi bahwa informasi yang dibagikan mengenai biaya yang ditagihkan kepada tamu tidaklah akurat,” tegasnya.
Pihak JW Marriott Medan memilih untuk tidak mengungkapkan lebih banyak detail mengenai insiden tersebut, mengingat permasalahan sudah lama diselesaikan dan tidak relevan untuk dibahas kembali.
Sebelumnya, video yang menunjukkan kamar hotel banjir akibat sprinkler yang menyemprotkan air menjadi viral di media sosial.
Dugaan awal menyebutkan bahwa insiden ini terjadi karena seorang tamu hotel menjemur pakaian di sprinkler, yang akhirnya memicu sistem pemadam kebakaran otomatis untuk beroperasi.
Insiden ini menyebabkan seluruh ruangan, termasuk perabotan dan barang elektronik di dalamnya, basah kuyup. (KBP)

