RELUNG.ID – Penutupan akhir tahun 2023 menjadi kenangan buruk bagi Tiara Andini.
Menjelang performa akhir tahunnya, tim Tiara harus mendapatkan kekerasan fisik dari orang yang tidak dikenalnya.
Hal ini diketahui melalui unggahan di akun instagram resmi Tiara Andiri, Senin (1/1).
Baca Juga: Habisi Satu Keluarga di Musi Banyuasin Ternyata Motif Pelaku Begini
Dalam storynya, Tiara menceritakan bahwa ada tragedi kekerasan fisik dari orang yang tidak dikenal ke salah satu sahabatnya (tim Tiara). Kekerasan fisik ini pun terjadi di depan mata sang penyanyi jebolan Indonesia Idol ini.
“Aku punya videonya tapi bukan pas dia melakukan kekerasan tersebut…pelakunya kakek-kakek…” tulis Tiara.
Kejadian ini terjadi kemarin sore (31/12), menurutnya tahun baru yang harus ditutup penuh bahagia harus keganggu sama kejadian yang tidak mengenakan.
Baca Juga: Berdiri Selama 59 Tahun, Begini Sejarah dan Fakta Jembatan Ampera
Kronologi ini berawal sekitar pukul 18.00 WIB. Dimana, dia baru sampai hotel untuk persiapan perform tahun baru.
Sesampainya di lobby, dia berniat untuk drop off tunggu dimobil beberapa menit, karena driverku ambil kunci kamar.
“Kondisi lobi masih sepi, belum ada mobil yang mengantri untuk masuk ke hotel yang ada dilobby cuman mobil aku aja,” tulisnya.
Baca Juga: Keutamaan Puasa Senin dan Kamis Dapat Hapus Dosa hingga Tinggikan Derajat
Namun, sepasang suami istri yang sudah cukup umur mereka terlihat lagi menunggu jemputan. Kemudian, sang suaminya mendatangi lobby dan mengetuk kaca mobil depan dengan cukup keras.
“Bapak itu meminta agar mobil kami tidak berada di situ karena ada tamu yang akan datang,” terangnya.
Saat itu, kondisi mobil sedang sepi. Meski demikian, timnya pun menanggapi permintaan bapak itu dengan baik.
Baca Juga: Awal Tahun 2024, Cuaca Palembang Diprakirakan Berawan hingga Hujan
Kemudian, setelah semua berkumpul untuk bersiap bermuat di dalam mobil. Sang bapak kembali mengulang perkataannya. Bapak itu meminta agar memindahkan mobilnya dengan wajah yang masam dan dengan tambahan diksi yang kurang mengenakan.
“Ini terdengar seperti keluhan kepada kami yang tidak melakukan kesalahan apa-apa. Kalau memang peraturan hotel tidak diperboleh mobil berhenti disitu, tentu satpam atau petugas hotel ikut menegur untuk memindahkan. Tapi, security dan pegawai hotel tidak ada yang menegur kami,” terangnya.
Kejadian itu pun kemudian memuncak, setelah mobil bapak itu datang. Bahkan, sang bapak mendorong timnya, padahal timnya tersebut tidak menutup jalan, dan masih banyak jalan yang dapat dilewati.
Baca Juga: Ini 8 Pantangan Dilakukan di Tahun Baru
Sontak timnya pun merespon untuk agar sang bapak tidak mendorong mereka. Namun, bapak itupun mendatangi mereka dan menunjuk muka tim nya tersebut.
Perdebatan pun tidak terhindarkan, bapak itupun memegang leher timnya sambil mendorongnya.
Bahkan, bapak itu juga memukul tempurung kepala timku untuk pertama kalinya dengan tangan yang terbuka.
Pihaknya berusaha lerai dia tetap berontak dan mendatangi timku dan semakin maju.
Baca Juga: Ini 10 Cara Tetap Sehat Walaupun Makan yang Enak-enak di Tahun Baru
“Jujur itu shock dan kelewatan banget kita gak ada permainan fisik sama sekali, tapi dia memulai dengan mendorong sampe akhirnya dia pukul kepala timku itu sangat kelewatan sambil mulutnya yang berbicara buruk itu,” ujarnya.
Menurutnya, ini bukan soal bagaiamana melihat siapa yang lebih tua, siapa yang harus dihormati. T
api ini tentang hak mereka untuk dihormati sesama masyarakat. Hak untuk mendapatkan fasilitas yang sama dalam hal mendapatkan kenyamanan dan kewajiban untuk memanusiakan manusia.
“Semoga kejadian ini gak terjadi sama kalian,” demikian tulisnya.
Baca Juga: Ini 2 Pemeran Nico Robin dan Nefertari Vivi di One Piece Live Action Season 2
Dia pun mengunggah video bapak yang diduga melakukan kekerasan fisik kepada timnya tersebut.

