RELUNG.ID – Upaya menekan angka pengangguran di Palembang terus dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan melalui berbagai program inovatif. Salah satunya adalah Program Ado Gawe, yang sejak diluncurkan pada 3 Desember 2024 telah berhasil menyerap 200 pekerja.
Program ini memanfaatkan siaran langsung atau live streaming di media sosial untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang, Rediyan Deddy, mengungkapkan bahwa program ini telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan, termasuk sektor pertambangan, perkebunan, serta perusahaan swasta lainnya.
“Masyarakat yang sedang mencari pekerjaan cukup memantau lowongan melalui live streaming di akun TikTok Pemkot Palembang. Ini cara baru yang lebih mudah dan cepat untuk mendapatkan pekerjaan,” ujar Rediyan, Kamis (13/2/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Palembang pada 2023 mencapai 7,49 persen atau sekitar 64.000 orang. Namun, berkat berbagai program yang dijalankan, angka ini berhasil turun menjadi 6,98 persen pada 2024, atau sekitar 55.850 orang.
Di awal 2025, pihaknya masih menunggu rilis terbaru dari BPS untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut. Namun, Rediyan optimis angka pengangguran akan terus menurun dengan adanya program seperti Ado Gawe.
Selain itu, Disnaker Palembang juga menjalankan program lain untuk memperluas kesempatan kerja, seperti Program Magang di Jepang, yang merupakan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan IM Jepang.
Meski angka pengangguran menurun, Rediyan menyebut salah satu tantangan utama adalah pencari kerja yang terlalu selektif dalam memilih pekerjaan. Hal ini terutama terjadi di kalangan lulusan universitas, yang mempertimbangkan faktor upah dan kesesuaian pekerjaan dengan keahlian mereka.
Selain itu, banyak lulusan SMA yang belum memiliki keterampilan sehingga sulit bersaing di dunia kerja. Solusinya adalah meningkatkan keterampilan melalui pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kami terus mendorong program pelatihan untuk meningkatkan keahlian tenaga kerja, agar mereka lebih siap bersaing di pasar kerja,” tambahnya.
Dengan berbagai inovasi dan program yang terus berjalan, harapannya angka pengangguran di Palembang dapat terus ditekan, serta memberikan peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.[THQ]

