RELUNG.ID – Kalian sering sekali merasakan lapar, padahal kamu sudah makan. Nah seharusnya kamu mulai berhati-hati bisa jadi itu tanda dari polyphagia. Celakanya lagi juga bisa berdampak kepada polyphagia umumnya disebabkan oleh beberapa kondisi medis.
Baca Juga: Catat! Ini 7 Gejala Umum Pengidap Diabetes
Melansir halodoc, berikut beberapa kondisi medis yang ditandai dengan polyphagia:
1. Hipoglikemia
Hipoglikemia terjadi ketika gula darah turun ke angka yang rendah hingga dibawah normal. Kondisi ini paling sering terjadi pada pengidap diabetes. Nah, hipoglikemia juga bisa ditandai dengan polyphagia, yakni terus merasa lapar meski sudah mengonsumsi makanan. Selain lapar, hipoglikemia juga menyebabkan pusing, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, gemetar dan berkeringat.
2. Hipertiroidisme
Hipertiroidisme adalah suatu kondisi saat tiroid bekerja terlalu cepat. Tiroid adalah kelenjar pembuat hormon yang mengontrol banyak fungsi tubuh. Salah satu fungsi hormon tiroid adalah untuk mengontrol metabolisme.
Nah, ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon terlalu banyak, seseorang bisa mengalami peningkatan nafsu makan alias polyphagia. Gejala lain yang ditimbulkan adalah berkeringat, penurunan berat badan, mudah cemas, rambut rontok dan sulit tidur.
Baca Juga: Ini 5 Alasan Kuat Wanita Operasi Pengangkatan Rahim
3. Sindrom Pramenstruasi (PMS)
Perubahan hormon selama siklus menstruasi juga kerap membuat para wanita mudah lapar. Lonjakan estrogen dan progesteron dan penurunan serotonin adalah penyebab utama peningkatan nafsu makan, terutama pada makanan-makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak.
Gejala PMS lainnya meliputi lekas marah dan perubahan suasana hati, kembung, kelelahan, dan diare.
4. Kurang Tidur
Kamu pasti pernah dengar kalau kurang tidur bisa meningkatkan nafsu makan. Ini benar, sebab kurang tidur dapat mempersulit tubuh untuk mengontrol kadar hormon yang mengatur rasa lapar. Selain menjadi sangat lapar, orang yang kurang tidur juga cenderung mengonsumsi makanan berkalori tinggi.
5. Stres
Saat mengalami stres, tubuh melepaskan sejumlah besar hormon yang disebut kortisol. Kortisol adalah hormon yang mampu meningkatkan rasa lapar. Nah, terlalu stres atau cemas otomatis bisa meningkatkan kadar kortisol menjadi lebih tinggi. Alhasil, kamu rentan mengalami rasa lapar yang ekstrem.
6. Diabetes
Polyphagia juga bisa menjadi pertanda penyakit diabetes. Saat makan, tubuh mengubah makanan menjadi glukosa. Kemudian menggunakan hormon yang disebut insulin untuk mendapatkan glukosa dari aliran darah untuk disebarkan ke sel-sel tubuh. Sel-sel ini kemudian menggunakan glukosa tersebut untuk dijadikan energi dan fungsi tubuh lainnya.
Saat mengidap diabetes, tubuh tidak dapat memproduksi insulin (tipe 1) atau tidak menggunakan insulin dengan benar (tipe 2). Oleh karena itu, glukosa tetap berada di aliran darah dan tidak dapat disebarkan ke dalam sel.
Semoga bermanfaat

