RELUNG.ID – Kecanduan alkohol tentunya sangat buruk apabila kita mengalami kondisi ini. Karena selain tidak baik untuk kesehatan, keadan tidak sadar bisa membahayakan diri kita saat beraktifitas.
Dilansir dari Alodokter ini ada 6 cara untuk menghentikan diri dari kecanduan alkohol :
1. Mencari support system
Dalam mengatasi kecanduan alkohol, support system atau dukungan dari orang terdekat, seperti keluarga atau sahabat, sangatlah penting. Selain itu, Anda juga perlu menjauhkan diri dari lingkaran sosial yang dapat menarik Anda untuk kembali minum alkohol.
2. Menerapkan pola hidup sehat
Selain mencari support system, kebiasaan hidup yang kurang sehat pun harus diubah. Anda dapat menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, mengelola stres, dan menerapkan pola tidur yang baik. Kebiasaan ini akan memudahkan Anda mengatasi kecanduan alkohol.
Baca Juga: Catat! Sering Konsumsi Garam, Ini 5 Dampak Buruknya
Jika selama ini Anda terlalu sering minum minuman beralkohol, cobalah untuk menggantinya dengan minuman lain yang lebih sehat, misalnya air putih, air soda, infused water, jus buah segar, atau teh.
3. Melakukan kegiatan positif
Untuk mengatasi keinginan mengonsumsi minuman beralkohol, Anda dapat mengalihkannya dengan melakukan kegiatan positif. Lakukanlah hobi atau aktivitas yang Anda sukai, seperti berkebun, memancing, atau membaca buku.
Selain itu, ketika merasa stres dan ingin mengonsumsi minuman beralkohol, coba tenangkan pikiran Anda dengan melakukan olahraga, meditasi, atau yoga. Cara-cara tersebut efektif untuk meredakan stres dan kecemasan.
Apabila berbagai cara di atas sudah dilakukan tetapi Anda belum juga berhasil lepas dari kecanduan alkohol, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dokter akan merekomendasikan terapi, termasuk pengobatan, yang sesuai dengan kondisi Anda.
4. Menjalani detoksifikasi
Detoksifikasi bertujuan untuk mengeluarkan alkohol dan zat beracun dari tubuh. Proses ini merupakan langkah penanganan pertama untuk bisa lepas dari kecanduan alkohol.
Terapi detoksifikasi alkohol biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 minggu dan bisa dilakukan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO).
Dalam proses detoksifikasi, Anda akan merasakan gejala, seperti gemetar, kebingungan, halusinasi, hingga kejang. Namun, hal ini dapat dicegah dengan pemberian obat-obatan tertentu.
Baca Juga: 7 Ini Makanan Tinggi Protein Rendah Lemak untuk Diet
5. Menjalani konseling dan terapi perilaku
Program ini dapat membantu Anda mempelajari cara mengatasi dorongan untuk kembali minum minuman beralkohol. Ada beberapa jenis terapi perilaku yang bisa membantu Anda mengatasi kecanduan alkohol, antara lain:
– Terapi perilaku kognitif, untuk mengidentifikasi pemicu kecanduan alkohol dan mengajarkan cara untuk mengatasinya
– Terapi peningkatan motivasi, untuk membangun dan memperkuat motivasi sehingga dapat mengubah perilaku kecanduan alkohol
– Konseling pernikahan dan keluarga, untuk memperbaiki kemungkinan adanya masalah dalam keluarga atau dengan pasangan yang menjadi penyebab kecanduan alkohol
6. Mengonsumsi obat-obatan
Berikut ini adalah beberapa obat medis yang dapat digunakan untuk mengatasi kecanduan alkohol:
– Disulfiram, obat yang dapat memberikan efek rasa sakit pada tubuh saat mengonsumsi minuman beralkohol, sehingga menurunkan keinginan untuk minum minuman tersebut
– Acamprosate, obat yang berkerja dengan cara menyeimbangkan kimia tertentu di otak, sehingga mampu menahan keinginan untuk mengonsumsi minuman beralkohol
– Naltrexone, obat untuk menghalangi munculnya efek senang atau nyaman yang ditimbulkan oleh alkohol
Dalam penerapannya, berbagai metode pengobatan di atas perlu dikombinasikan untuk mendapatkan hasil terbaik.
Perjuangan untuk mengatasi kecanduan alkohol memang bukanlah hal yang mudah dilakukan, tetapi bukannya tidak mungkin. Agar lebih mudah menjalaninya, mintalah dukungan dari keluarga dan teman.
Semoga bermanfaat.

