RELUNG.ID – Sebagian masyarakat ada yang sangat suka makanan asin hingga berdampak kepada terlalu sering dan berlebihan konsumsi garam. Padahal kebanyakan konsumsi garam bisa berdampak buruk, loh!
Dilansir dari hellosehat.com berikut adalah 5 dampak buruk mengkonsumsi terlalu banyak garam bagi kesehatan.
1. Dapat menyebabkan penyakit jantung
Diketahui bahwa garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan memicu terjadinya penyait jantung. Kondisi ini dapat terjadi karena natrium atau garam dapat menarik cairan ke dalam darah, sehingga volume darah akan meningkat.
Baca Juga: 7 Ini Makanan Tinggi Protein Rendah Lemak untuk Diet
Dengan begitu, tekanan darah akan meningkat, sehingga jantung harus bekerja lebih keras. Kondisi seperti ini tentu akan memicu terjadinya serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.
2. Memicu terjadinya demensia vaskular
Demensia vaskular adalah gangguan kesehatan pada otak yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di otak. Kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap fungsi kognitif, seperti kemampuan berpikir, kemampuan berbahasa, dan kemampuan mengingat.
Maka dari itu, kurangi mengkonsumsi garam secara berlebih, karena garam dapat memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah.
Baca Juga: Ini 5 Buah Baik untuk Penderita DBD
3. Memicu kanker lambung
Bahaya megkonsumsi garam secara berlebihan yang selanjutnya adalah memicu kanker lambung. Menurut sebuah studi dalam jurnal Frontiers in Nutrition pada 2021 mengkonsumsi terlalu banyak garam, acar, dan gaging olahan, dapat meningkatkan risiko kanker lambung secara signifikan.
4. Menyebabkan penipisan tulang
Mengkonsumsi garam berlebih dapat menyebabkan terjadinya hiperkalsiuria, yaitu pembuangan kalsium melalui urine secara berlebih. Kondisi seperti ini tentu akan menyebabkan tulang menjadi semakin tipis, yang disebabkan oleh berkurangnya asupan kalsium di dalam tubuh.
5. Muncul kantung mata
Salah satu penyebab terbentuknya kantung mata adalah karena terlalu banyak mengkonsumsi garam. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya penumpukan cairan di bagian kulit yang tipis di sekitar mata. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya pembengkakan, sehingga menyebabkan kantung mata.
Semoga bermanfaat

