RELUNG.ID – Aksi begal dengan menggunakan mobil ‘Sigra Putih’ yang sempat menghebohkan warga Palembang akhirnya terungkap.
Polisi pun telah menangkap empat pelaku begal dan satu diantaranya ditembak mati.
Keempat pelaku yakni Muhamad Caesar Firdaus (27) warga Desa Tanjung Alam, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Febriansyah alias Dedek (26) warga Jalan Aiptu Wahab, Kecamatan SU I, Palembang.
Selanjutnya, Muhamad Angga Pratama (24) warga Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, dan Edwin Sulaiman (24) warga Kota Palembang yang ditembak mati.
Berikut fakta-fakta aksi begal bermobil di Palembang ini;
1. Mobil yang digunakan untuk Begal Hanya Pinjaman
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono menyebutkan jika pelaku ini setelah bebas dari hukuman di lembaga pemasyarakatan, pelaku Edwan Sulaiman bekerja sebagai sopir taksi online dengan meminjam mobil milik salah satu keluarganya. Namun disalahgunakannya untuk melakukan kejahatan
“Tersangka ini meminjam mobil kemudian melakukan kejahatan, tersangka mencari korban untuk merampas harta pengguna roda dua (sepeda motor) yang sedang sendirian,” katanya.
2. Aksi Begal Lintas Kabupaten
Tersangka begal yang ditembak mati, Edwin Sulaiman (24) dalam menjalankan aksi begalnya menggunakan mobil tidak hanya berempat. Tetapi, jumlah komplotannya yaitu sebanyak 7 orang. Di mana, mereka beraksi melakukan aksi begal lintas kabupaten.
“3 orang dalam proses pengejaran, jadi tersangka komplotan ini berjumlah 7 orang dan kejahatan lintas Kabupaten,” kata Harryo.
3. Lima Kali Melakukan Begal di Palembang
Meski komplotan ini kerap beraksi lintas kabupaten, namun paling banyak aksi begal ini mereka lakukan di Kota Palembang.
Hal ini terlihat dari laporan polisi (LP) yaitu empat LP di Polrestabes Palembang dan satu di Ilir Barat (IB) I Palembang.
“Modusnya dengan memepet kendaraan mobil dipakai tersangka kepada korban pengguna sepeda motor. Setelah dipepet korban dilukai, korban yang ketakutan menyerahkan kendaraan,” kata Kapolrestabes Palembang.
Hasil begal ini pun kemudian mereka jual ke seorang penadah berinisial A yang saat ini masih dilakukan pengejaran.
“Ada lima sepeda motor hasil begal mereka yang telah dijual,” pungkas Harryo.
Sebelumnya, tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Jatanras Polda Sumsel berhasil meringkus empat pelaku begal yang saat beraksi mengendarai mobil Daihatsu Sigra warna putih.
Penangkapan keempat tersangka terjadi di Jalan Aiptu Wahab, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan SU I Palembang, Senin (3/3) sekitar pukul 22.45 WIB.
“Dari empat tersangka yang ditangkap, satu meninggal dunia tertembak karena melukai dan ingin mencederai dengan cara menabrakan kendaraannya ke arah petugas,” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono didampingi Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo. (DNP)

