RELUNG.ID — Inspektorat Kota Palembang mengingatkan para lurah dan camat untuk lebih dekat dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peringatan ini disampaikan setelah munculnya sejumlah aduan terkait kinerja aparatur yang dinilai kurang maksimal.
Kepala Inspektorat Kota Palembang, Jamia Haryanti, mengatakan bahwa dalam pekan terakhir pihaknya menerima banyak keluhan warga, mulai dari pelayanan yang lamban hingga ketidakhadiran lurah saat dibutuhkan. Bahkan, baru-baru ini seorang lurah dicopot dari jabatannya setelah kedapatan bolos saat inspeksi mendadak (sidak) oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
“Ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua lurah dan camat. Mereka harus lebih dekat dan peka terhadap kebutuhan warga Kota Palembang,” ujar Jamia, Rabu (12/3/2025).
Sepanjang tahun 2025, Inspektorat Palembang telah menerima banyak laporan, baik melalui media sosial maupun pengaduan langsung. Jamia menegaskan bahwa setiap laporan ditindaklanjuti dengan mengedepankan koordinasi, edukasi, dan pelaporan kepada pimpinan.
“Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak akan ragu memberikan sanksi tegas. Kami ingin memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, juga berharap kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palembang agar bekerja dengan profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Semoga ini menjadi pelajaran berharga. Kami ingin memastikan warga Palembang mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah,” kata Aprizal.
Dengan adanya pengawasan ketat dari Inspektorat, diharapkan para lurah dan camat di Palembang semakin meningkatkan kualitas pelayanan demi kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat.[THQ]

