RELUNG,ID – Ramadan telah memasuk 10 hari terakhir menuju Idulfitri 1446 H. Karena itu, umat muslim diajak untuk mengkhususkan diri dalam beribadah di penghujung bulan suci Ramadan ini. Terutama membaca Alquran.
Hal ini disampaikan Pembina Yayasan Al Hayza Leanpuri, OKI, Ustad Abdul Hafizh Hasibuan, LC dalam Kultum Ramadannya di Relung Media, Rabu sore (20/3).
Dia mengatakan, Ramadan merupakan bulan yang sangat mulia karena pada bulan ini diturunkan Alquran, yang tidak hanya menjadi petunjuk bagi manusia tetapi juga pembeda antara yang hak dan yang batil.
Alquran memiliki keutamaan yang luar biasa sehingga setiap kegiatan yang berkaitan dengan kitab suci tersebut pun menjadi sangat mulia.
“Alquran adalah kitab suci yang sangat mulia. Tidak ada yang bisa menandingi keutamaannya,” ujar beliau.
Karena itu, dia menekankan perbanyak membaca Alquran meningkatkan ibadah di malam-malam terakhir Ramadan, terutama malam Lailatul Qadar.
Menurutnya, Lailatul Qadar yang dikatakan lebih baik daripada 1000 bulan. Beliau menyebutkan bahwa berbagai pendapat ulama menyatakan bahwa malam Lailatul Qadar dapat terjadi pada salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan, atau bahkan seluruh 10 malam tersebut.
“Ini seharusnya mendorong umat untuk meningkatkan kualitas ibadah, terutama di malam-malam tersebut, agar mendapat pahala yang berlipat ganda,” terangnya.
Dia juga mengingatkan umat agar tidak terjebak dalam aktivitas yang tidak produktif, seperti terlalu sibuk berbelanja untuk persiapan lebaran, yang pada akhirnya mengurangi kesempatan memperoleh kebaikan yang melimpah dari malam Lailatul Qadar.
“Kita harus memanfaatkan waktu di akhir Ramadan dengan memperbanyak salat di masjid dan ibadah lainnya,” tegasnya.
Dia menekankan bahwa upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan yang suci ini akan membawa kebaikan yang berlipat ganda di akhirat nanti.
“Semoga dengan terus memperbanyak membaca Alquran dan meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, umat Islam akan mendapatkan kesempatan untuk berkumpul bersama Rasulullah SAW, para sahabat, dan orang-orang saleh di surga kelak,” tutupnya. (LWM)

