RELUNG.ID – Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat atau yang akrab disapa Yopi Karim, memutuskan untuk tidak menggelar acara open house Idulfitri di rumah dinasnya di Daerah Petanang. Sebagai gantinya, ia memilih melaksanakan open house di kediaman pribadinya.
Keputusan ini diambil karena rumah dinas belum dalam kondisi siap untuk digunakan. Yopi mengungkapkan, salah satu alasan utama adalah banyaknya aset atau barang yang sebelumnya ada di rumah dinas, kini sudah tidak ada lagi.
“Kalaupun di rumah dinas belum siap, mungkin sementara kita open house di rumah pribadi dulu,” ujar Yopi Karim.
Terkait dengan libur panjang Idulfitri, Yopi juga mengucapkan selamat berkumpul kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang melaksanakan mudik dan merayakan Lebaran bersama keluarga.
Selain itu, ia memastikan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau telah dicairkan. Dengan demikian, para ASN dapat menikmati momen libur Lebaran bersama keluarga dengan tenang.
Namun, Yopi menegaskan agar ASN tidak menambah hari libur setelah cuti bersama Idulfitri berakhir. Ia mengingatkan bahwa seluruh pegawai diharapkan kembali bekerja pada 8 April 2025 sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Kita hanya minta kesadarannya, artinya kita tidak berupaya seperti zaman dahulu waktu kita masih sekolah. Kalau tidak ada kesadaran, ya mungkin sanksi akan kita jalankan,” tegasnya.
Menurutnya, pemerintah telah memberikan waktu libur yang cukup panjang, yakni antara 8 hingga 10 hari. Oleh karena itu, ia meminta ASN untuk disiplin dalam menjalankan kewajiban dan kembali bekerja tepat waktu.
“Kalau sudah waktunya masuk, ya masuk. Jadi tinggal kesadaran dari ASN,” pungkasnya. (NSR)

