RELUNG.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau menambah jumlah petugas keamanan selama libur Lebaran Idul Fitri 2025 untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang membesuk warga binaan. Pengamanan ekstra ini melibatkan personel tambahan dari TNI dan Polri guna memastikan kelancaran serta ketertiban kunjungan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Adhy Kesuma, mengatakan bahwa peningkatan jumlah pengunjung sudah diprediksi sejak awal, terutama pada hari kedua Lebaran. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk peningkatan pengawasan dan pemeriksaan ketat di pintu masuk.
“Setiap pengunjung yang masuk akan diperiksa dengan alat metal detector dan secara manual oleh petugas. Kami juga memastikan bahwa tidak ada barang terlarang seperti senjata tajam, narkoba, atau alat komunikasi yang dibawa masuk,” ujar Adhy, Senin (31/3/2025).
Selain itu, Lapas Lubuklinggau juga membatasi jumlah pengunjung dalam satu rombongan. Setiap kelompok hanya diperbolehkan terdiri dari maksimal lima orang dewasa dengan membawa kartu identitas resmi (KTP), sedangkan anak-anak dikecualikan dari aturan tersebut.
Untuk mengurangi antrean dan memberikan kenyamanan bagi keluarga warga binaan, pihak Lapas mendirikan tenda di area luar sebagai tempat tunggu. Tenda tambahan juga disediakan di dalam area Lapas sebagai tempat berkumpulnya warga binaan dengan keluarga mereka.
“Kami ingin memastikan kenyamanan pengunjung yang datang, sehingga mereka tidak harus berdesakan. Tenda ini juga sebagai antisipasi membludaknya pengunjung, terutama pada hari kedua Lebaran,” tambahnya.
Jadwal kunjungan selama Lebaran berlangsung selama tiga hari, mulai dari 31 Maret hingga 2 April 2025. Terdapat dua sesi kunjungan setiap harinya, yakni pagi pukul 08.00–11.30 WIB dan siang pukul 13.30–16.00 WIB. Durasi kunjungan pun dibatasi hanya 15 menit per kelompok agar seluruh keluarga warga binaan mendapatkan kesempatan membesuk.
Selain pengamanan ekstra, pelaksanaan Sholat Idul Fitri di dalam Lapas juga berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Sholat dilaksanakan di lapangan dalam Lapas dengan diikuti oleh petugas serta sejumlah perwakilan warga binaan. (NSR)

