Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Krisis Kelahiran Ancam Masa Depan Jepang
Indeks

Krisis Kelahiran Ancam Masa Depan Jepang

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda14/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wanita mengenakan kimono tradisional Jepang berjalan di distrik bersejarah Higashiyama pada musim semi, Kyoto di Jepang. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Populasi Jepang terus menunjukkan tren penurunan drastis. Data terbaru per Oktober 2024 mencatat jumlah penduduk Jepang hanya mencapai 120,3 juta jiwa, turun hingga 898 ribu dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi yang terendah sejak pemerintah mulai mengumpulkan data pada 1950.

Tingkat kelahiran yang rendah menjadi faktor utama di balik menyusutnya populasi. Dampaknya meluas, dari berkurangnya tenaga kerja hingga melemahnya daya beli konsumen. Hal ini juga menyulitkan perusahaan untuk merekrut pekerja baru.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi, mengakui bahwa krisis kelahiran ini menjadi tantangan besar. “Banyak orang yang ingin memiliki anak tidak dapat mewujudkannya karena alasan ekonomi. Kami memahami bahwa ini adalah masalah serius yang harus segera diatasi,” ujar Hayashi dalam pernyataan kepada media.

Populasi Jepang, termasuk warga negara asing, juga mengalami penurunan sebesar 550 ribu, menjadi 123,8 juta jiwa. Ini menandai penurunan berturut-turut selama 14 tahun terakhir.

Fenomena ini diperparah dengan perubahan sosial yang mendorong banyak anak muda menunda pernikahan dan memiliki anak. Faktor-faktor seperti ketidakpastian pekerjaan dan nilai-nilai baru yang kurang menekankan pernikahan turut memengaruhi keputusan mereka.

Pemerintah Jepang telah mengambil berbagai langkah, seperti menawarkan bantuan ekonomi untuk keluarga muda, meningkatkan upah bagi pekerja muda, dan memberikan subsidi pengasuhan anak. Namun, efek dari kebijakan ini masih belum terlihat signifikan.

Selain itu, Jepang mulai mengandalkan pekerja asing muda untuk mengisi kekurangan tenaga kerja. Namun, kebijakan imigrasi yang ketat membatasi mereka hanya untuk bekerja dalam jangka waktu tertentu, sehingga tidak cukup untuk mengatasi krisis populasi secara jangka panjang.

“Kami akan terus mempromosikan langkah-langkah komprehensif agar semua orang yang berharap memiliki anak dapat melakukannya dalam lingkungan yang mendukung,” tambah Hayashi.

Penurunan populasi ini menjadi peringatan serius bagi Jepang, yang kini berada di persimpangan untuk menemukan solusi inovatif agar mampu menghadapi tantangan demografis yang terus membayangi.[THQ]

Jepang Kelahiran Populasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenara Ampera Masih Dikaji Jadi Objek Wisata
Next Article BMKG Prediksi Cuaca Sumsel Hari Ini: Hujan Ringan hingga Petir, Warga Diminta Waspada
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,903 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,776 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,749 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?