Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Waspada Penyakit Campak Jerman atau Rubella, Ancaman bagi Janin dan Ibu Hamil
Indeks

Waspada Penyakit Campak Jerman atau Rubella, Ancaman bagi Janin dan Ibu Hamil

Deby AriantoBy Deby Arianto13/05/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Rubella, juga dikenal sebagai campak Jerman, adalah penyakit infeksius yang disebabkan oleh virus Rubella. Penyakit ini dapat menyebar melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Gejala Rubella meliputi ruam kulit, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga.

Walaupun umumnya tidak berbahaya bagi orang dewasa, tetapi Rubella dapat menyebabkan komplikasi yang serius pada janin yang sedang dikandung jika ibu hamil terinfeksi selama kehamilan.

Baca Juga: Ini Manfaat Kelapa untuk Kesehatan yang Tidak Banyak Diketahui

Untuk mencegah penyebaran Rubella, vaksin Rubella telah dikembangkan. Vaksin Rubella digunakan sebagai bagian dari program imunisasi rutin di berbagai negara.

Imunisasi diberikan kepada anak-anak mulai usia 12 hingga 15 bulan, dan dosis ulang diberikan pada usia 4 hingga 6 tahun. Imunisasi juga diberikan kepada remaja dan orang dewasa yang belum pernah divaksinasi atau yang belum pernah terinfeksi Rubella sebelumnya.

Vaksin Rubella yang digunakan saat ini adalah vaksin virus hidup yang dihasilkan dari virus Rubella yang dilemahkan. Vaksin ini efektif dalam mencegah infeksi Rubella.

Baca Juga: Enam Anak Sekolah di Uganda Terinfeksi Virus Ebola

Menurut World Health Organization (WHO), vaksin Rubella memberikan tingkat proteksi sekitar 95 persen setelah dua dosis diberikan. Dalam beberapa kasus, seseorang dapat terinfeksi Rubella meskipun telah divaksinasi, tetapi gejala yang dialami biasanya lebih ringan daripada mereka yang tidak divaksinasi.

Efek samping dari vaksin Rubella sangat jarang terjadi dan biasanya ringan. Efek samping yang mungkin terjadi antara lain demam ringan, ruam kulit, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Namun, efek samping yang lebih serius sangat jarang terjadi. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa vaksin Rubella tidak meningkatkan risiko autisme atau gangguan perkembangan lainnya pada anak.

Baca Juga: Infuse Water Bisa Bikin Efek Buruk untuk Kesehatan Loh!

Vaksin Rubella adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah penyebaran Rubella. Selain vaksin, cara lain untuk mencegah penyebaran Rubella adalah dengan menjaga kebersihan tangan dan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi.

Jika Anda hamil atau merencanakan untuk hamil, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda telah divaksinasi Rubella atau telah terinfeksi sebelumnya, karena infeksi Rubella selama kehamilan dapat menyebabkan kelainan perkembangan janin.

Vaksin Rubella adalah cara yang efektif dan aman untuk mencegah infeksi Rubella dan mengurangi risiko komplikasi yang serius pada janin yang sedang dikandung.

Vaksin ini dapat diberikan sebagai bagian dari program imunisasi rutin dan sangat dianjurkan untuk diikuti oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang belum pernah divaksinasi atau belum pernah terinfeksi Rubella sebelumnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTinggal 4 Hari Lagi, Ini Perolehan Sementara Medali di SEA Games 2023 Kamboja
Next Article Wajib Tahu, Ini Lima Cara Penanganan Pasien yang Terkena Penyakit Campak Jerman atau Rubella
Deby Arianto

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,008 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,878 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,851 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?