RELUNG.ID – Rubella, juga dikenal sebagai campak Jerman, adalah penyakit infeksius yang disebabkan oleh virus Rubella. Penyakit ini dapat menyebar melalui udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Gejala Rubella meliputi ruam kulit, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga.
Walaupun umumnya tidak berbahaya bagi orang dewasa, tetapi Rubella dapat menyebabkan komplikasi yang serius pada janin yang sedang dikandung jika ibu hamil terinfeksi selama kehamilan.
Baca Juga: Ini Manfaat Kelapa untuk Kesehatan yang Tidak Banyak Diketahui
Untuk mencegah penyebaran Rubella, vaksin Rubella telah dikembangkan. Vaksin Rubella digunakan sebagai bagian dari program imunisasi rutin di berbagai negara.
Imunisasi diberikan kepada anak-anak mulai usia 12 hingga 15 bulan, dan dosis ulang diberikan pada usia 4 hingga 6 tahun. Imunisasi juga diberikan kepada remaja dan orang dewasa yang belum pernah divaksinasi atau yang belum pernah terinfeksi Rubella sebelumnya.
Vaksin Rubella yang digunakan saat ini adalah vaksin virus hidup yang dihasilkan dari virus Rubella yang dilemahkan. Vaksin ini efektif dalam mencegah infeksi Rubella.
Baca Juga: Enam Anak Sekolah di Uganda Terinfeksi Virus Ebola
Menurut World Health Organization (WHO), vaksin Rubella memberikan tingkat proteksi sekitar 95 persen setelah dua dosis diberikan. Dalam beberapa kasus, seseorang dapat terinfeksi Rubella meskipun telah divaksinasi, tetapi gejala yang dialami biasanya lebih ringan daripada mereka yang tidak divaksinasi.
Efek samping dari vaksin Rubella sangat jarang terjadi dan biasanya ringan. Efek samping yang mungkin terjadi antara lain demam ringan, ruam kulit, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Namun, efek samping yang lebih serius sangat jarang terjadi. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa vaksin Rubella tidak meningkatkan risiko autisme atau gangguan perkembangan lainnya pada anak.
Baca Juga: Infuse Water Bisa Bikin Efek Buruk untuk Kesehatan Loh!
Vaksin Rubella adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah penyebaran Rubella. Selain vaksin, cara lain untuk mencegah penyebaran Rubella adalah dengan menjaga kebersihan tangan dan menghindari kontak dengan orang yang terinfeksi.
Jika Anda hamil atau merencanakan untuk hamil, sangat penting untuk memastikan bahwa Anda telah divaksinasi Rubella atau telah terinfeksi sebelumnya, karena infeksi Rubella selama kehamilan dapat menyebabkan kelainan perkembangan janin.
Vaksin Rubella adalah cara yang efektif dan aman untuk mencegah infeksi Rubella dan mengurangi risiko komplikasi yang serius pada janin yang sedang dikandung.
Vaksin ini dapat diberikan sebagai bagian dari program imunisasi rutin dan sangat dianjurkan untuk diikuti oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang belum pernah divaksinasi atau belum pernah terinfeksi Rubella sebelumnya.

