RELUNG.ID – Sebanyak 7.012 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Sumatra Selatan (Sumsel) bersiap menjalankan ibadah haji pada musim haji 1446 Hijriah. Dari total jumlah tersebut, sekitar 3.100 orang atau 45 persen termasuk dalam kategori risiko tinggi (risti), yang meliputi lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil.
“Jumlah ini sudah melalui evaluasi yang dilakukan Kementerian Agama wilayah Sumsel. Dibandingkan tahun lalu, angkanya menunjukkan penurunan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, Kamis (24/4/2025).
Dalam menghadapi kebutuhan khusus jemaah risti, Edward menekankan pentingnya prioritas pelayanan yang mencakup asupan makanan bergizi seimbang. Hal ini bertujuan menjaga kondisi tubuh dan imunitas jemaah selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
“Embarkasi Palembang diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik tahun ini, terutama bagi jemaah risti, agar mereka dapat melaksanakan ibadah dengan lancar,” tambah Edward.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel, Syafitri Irwan, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan ibadah haji telah dilakukan secara maksimal. Meski demikian, masih terdapat 1 persen calon jemaah yang belum melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih) tahap kedua.
“Kami masih menunggu pelunasan hingga batas waktu terakhir pada 25 April 2025. Setelah itu, kami akan memastikan seluruh jemaah siap berangkat sesuai jadwal,” jelasnya.
Tahun ini, jumlah jemaah risti mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan peningkatan kesiapan jemaah dalam mengikuti ibadah haji. Dengan pelayanan yang optimal, pemerintah berharap seluruh jemaah, termasuk kategori risti, dapat melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk dan lancar.
“Harapan kami, seluruh jemaah dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan dan menjalankan ibadah dengan sehat dan aman,” tutup Edward.[THQ]

