RELUNG.ID – Video viral memperlihatkan seorang ibu membawa meja dan kursi ke sekolah dasar tempat anaknya bersekolah. Peristiwa ini melibatkan Arta Grace Monica (35), warga Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, yang berjalan sejauh 200 meter ke SD Negeri 2 Pasir Tangkil untuk mengganti meja dan kursi yang diklaim rusak oleh anaknya.
Kejadian tersebut bermula dari pesan di grup WhatsApp orang tua murid dan dewan guru. Kepala sekolah mengimbau agar orang tua bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas sekolah. Merasa tak enak hati, Arta memutuskan mengganti meja dan kursi meskipun meyakini kerusakan sudah ada sejak sebelum anaknya duduk di kelas 4 SD.
“Saya bertanya ke anak saya, katanya memang sudah rusak sebelumnya. Tapi karena diimbau untuk mengganti, saya tanggung jawab,” ujar Arta, Selasa (29/4).
Arta mengeluarkan uang Rp 400.000 untuk membeli meja dan kursi serupa dengan yang ada di sekolah. Meski merasa sedih, Arta mengaku lega setelah memenuhi tanggung jawabnya.
“Yah, lumayan harganya, cukup untuk beli beras sekarung,” tuturnya.
Pemkab Lebak Ganti Kerugian
Kasus ini mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak. Kepala Bidang Sekolah Dasar, Hadi Mulya, menyebut insiden tersebut hanya kesalahpahaman.
“Kepala sekolah awalnya hanya mengimbau, tidak bermaksud memaksa,” ujar Hadi.
Hadi menjelaskan, pihaknya telah memediasi kedua belah pihak, bahkan Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengganti uang Arta dan mengembalikan meja-kursi ke pihak sekolah.
“Pak Bupati sudah mengganti uangnya, dan meja-kursi juga dikembalikan,” kata Hadi.
Evaluasi untuk Sekolah
Sebagai langkah pencegahan, Hadi mengimbau seluruh sekolah di Kabupaten Lebak untuk lebih berhati-hati dalam memberikan teguran kepada orang tua murid.
“Teguran atau imbauan sebaiknya dilakukan melalui surat resmi, bukan lewat grup WhatsApp, untuk menghindari kesalahpahaman serupa,” tegasnya.[THQ]

