RELUNG.ID – Ratusan pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan M Yamin, Kota Prabumulih, akhirnya sepakat untuk pindah ke Pasar Tradisional Modern (PTM) II usai perayaan Idul Adha 1446 Hijriah.
Kesepakatan tersebut dicapai melalui musyawarah antara para pedagang dengan Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Wakil Wali Kota Franky Nasril, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yang digelar belum lama ini.
“Kami mengajak pedagang untuk bersama-sama pindah setelah Lebaran ke PTM II. Ini demi kenyamanan bersama,” kata Wali Kota H. Arlan.
Menurut Arlan, pemerintah kota ingin menyatukan persepsi terkait relokasi pedagang agar proses pemindahan berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik. Ia memastikan, langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat pembeli.
Selain itu, pemkot juga berkomitmen untuk memperbaiki sejumlah fasilitas di kawasan Jalan M Yamin pasca-pemindahan, seperti perbaikan jalan yang selama ini kerap becek saat musim hujan dan berdebu saat kemarau, penataan ulang drainase yang tersumbat, kabel listrik yang semrawut, serta pipa PDAM yang bocor.
“Jika nantinya kapasitas PTM II tidak cukup menampung seluruh pedagang, kita akan lakukan penataan ulang. Yang penting semua bisa terakomodasi,” tegas Arlan.
Ia juga berharap keberadaan PTM II bisa memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan modern bagi masyarakat.
“Saya ingin pasar ini bersih, rapi, dan nyaman. Bahkan saya bilang, kalau bisa orang belanja di sana pakai sepatu kulit mengkilat,” ujarnya.
Selain pedagang di Jalan M Yamin, pemkot juga berencana merelokasi pedagang yang kini masih berjualan di Jalan Jenderal Sudirman ke area bekas Kantor Polsek Prabumulih Timur. Relokasi akan dilakukan setelah fasilitas penunjang seperti toilet selesai dibangun. (KPB)

