RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Sumatera Selatan, mengajukan usulan pembangunan 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Proyek ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas gizi anak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim, menyampaikan bahwa pengajuan ini menggunakan anggaran dari APBN. “Kami mengajukan 10 lokasi pembangunan SPPG di wilayah Banyuasin. Syaratnya, setiap lokasi minimal memiliki lahan seluas 800 meter persegi,” ujar Erwin saat diwawancarai di Palembang, Rabu (14/5/2025).
Erwin menjelaskan bahwa semua lokasi pembangunan sedang dalam proses verifikasi. Salah satu syarat utama dari BGN adalah lahan harus dimiliki oleh pemerintah daerah dan terbebas dari permasalahan hukum.
“Lahan yang disediakan sudah memenuhi syarat dan dilengkapi sertifikat hak milik,” katanya.
Pemkab Banyuasin berharap agar seluruh pengajuan ini dapat disetujui demi mendukung upaya perbaikan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Staf Ahli Kepala BGN, Bobby Kusuma, menjelaskan bahwa secara keseluruhan Sumatera Selatan menargetkan pembangunan 51 SPPG pada 2025. Proyek ini bertujuan untuk menjangkau anak-anak sekolah di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).
“Setiap lokasi dirancang untuk melayani 500 hingga 1.000 siswa sebagai penerima manfaat utama,” jelas Bobby.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri.
Dengan pengajuan ini, Pemkab Banyuasin berharap dapat menjadi bagian dari inisiatif nasional untuk meningkatkan gizi anak-anak.
“Kami optimistis program ini akan membantu menciptakan generasi yang lebih sehat dan berprestasi,” tutup Erwin.[THQ]

