RELUNG.ID – Peningkatan akses jalan dan jembatan penghubung Muara Enim-PALI tepatnya di Desa Talang Nangka dan Desa Pandan ditarget rampung tahun ini.
Untuk mengejar target tersebut, peningkatan akses jalan dan jembatan penghubung ini akan mulai dilakukan pada Juli mendatang.
Demikian diungkapkan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru saat mengunjungi langsung lokasi peningkatan jalan dan jembatan penghubung ini, Selasa (13/5).
“Peningkatan akses jalan dan jembatan nantinya akan menjadi jalan alternatif antar Kabupaten/Kota di Sumsel ini, dan dipastikan rampung tahun 2025 ini,” kata Herman Deru.
Dia mengatakan, peningkatan akses jalan dan jembatan ini bersumber dari dana Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Pemprov Sumsel.
Pembangunan akses jalan sepanjang kurang lebih 5,5 kilometer ini, paling lambat akan dimulai pada bulan Juli tahun 2025 mendatang, dengan spesifikasi konstruksi cor beton selebar 6 meter dengan tebal 20 cm yang diperkirakan menelan biaya sekitar Rp27 miliar.
Sedangkan untuk Jembatan Beton Sungai Lubuk Malampari dengan bentang 30 meter dan lebar 7 meter diperkirakan memerlukan biaya sebesar Rp8 miliar.
Sementara itu, Bupati Muara Enim, Edison meminta dukungan dari seluruh masyarakat, utamanya yang berdomisili di Desa Talang Nangka, Kabupaten Muara Enim dan Desa Pandan, Kabupaten PALI.
“Mari bersama-sama mengawal serta mendukung sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pembangunan peningkatan akses jalan dan jembatan penghubung antar desa ini,” ujarnya.
Dia berharap dengan rampungnya peningkatan akses jalan dan jembatan penghubung ini, dapat memperlancar proses tataniaga antara kedua desa.
“Ini nantinya akan berdampak kepada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (NVS)

