RELUNG.ID – Sebuah video rombongan guru perempuan di Merangin, Jambi melewati jembatan rusak beredar di media sosial, beberapa waktu lalu.
Dalam video berdurasi 63 detik ini terlihat empat guru melewati tali jembatan secara bergantian dikarenakan jembatan yang mereka lewati rusak parah.
Usai video tersebut viral, guru di SDN 117 di Desa Limbur ini mengunggah permintaan maaf kepada Bupati Merangin dan Gubernur Jambi
“Baiklah, kami di sini selaku guru SDN 117 Limbur Merangin sekali lagi kami meminta maaf kepada pihak desa maupun pihak Kabupaten Merangin baik kepada Bapak Bupati dan Bapak Gubernur. Ini sama sekali tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan. Karena ini pengalaman kami pribadi dan kami hanya untuk dokumentasi saja,” kata Risma, salah satu guru SD melalui media sosial.
Permintaan maaf ini dia sampaikan karena khawatir jika video tersebut berdampak buruk. Selain itu, dia mengaku rombongannya ini tidak sekalipun berniat untuk membuat kegaduhan.
“Memang benar (jembatan) ini sedang proses perbaikan,” tambahnya.
Menanggapi permintaan maaf tersebut, Bupati Merangin Jambi, M Syukur mengaku jika permintaan maaf ini adalah hal yang wajar.
Menurutnya, para guru tersebut kemungkinan sudah menyadari adanya perbedaan antara realita dengan pemberitaan yang berkembang atas unggahan mereka yang viral di medsos.
“Mungkin permintaan maaf ini sebagai bentuk rasa bersalah karena merasa kejadian di lapangan dan pemberitaan itu beda,” jelasnya.
Saat ini, dia mengaku jembatan yang dilintasi guru ini tengah dalam perbaikan. Namun, mereka tetap nekat untuk melintas. Sehingga, dalam pemberitaan seolah-olah menyudutkan pemerintah.
“Jadi jembatan itu memang lagi direnovasi,” singkatnya. (vid)

