RELUNG.ID – Pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang meminta pembubaran organisasi masyarakat (ormas) berkedok preman, mendapat tanggapan keras dari Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB Jaya, Zulfikar. Anak buah Hercules ini secara terbuka menyerang balik Sahroni dan menuduhnya tidak bersikap sebagai wakil rakyat yang bijaksana.
Zulfikar menyesalkan pernyataan Ahmad Sahroni yang dinilainya tendensius dan tidak adil. “Seharusnya, sebagai anggota DPR yang mewakili rakyat, Anda bisa bersikap bijaksana. Bukan menyudutkan kelompok tertentu dengan pernyataan tendensius,” ujar Zulfikar melalui kanal YouTube GRIB Jaya.
Sindiran Pedas untuk Ahmad Sahroni
Zulfikar menegaskan bahwa GRIB Jaya adalah organisasi resmi yang terdaftar di Indonesia, dengan anggota yang merupakan bagian dari rakyat. Ia meminta Sahroni untuk mendidik dan membina, bukan menyudutkan.
“Kami adalah rakyat Anda. Jika menurut Anda ada yang salah dari kami, ayomi dan bina kami. Jangan berbicara seperti preman jalanan,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, Zulfikar bahkan berbalik menuding Sahroni dan rekannya, Saor Siagian, sebagai sosok yang lebih pantas disebut preman.
“Lucunya, justru Anda dan Saor Siagian yang terlihat seperti preman. Satu bersembunyi di balik gedung DPR, satu lagi berbaju advokat,” sindirnya.
Sebagai respons atas pernyataan Sahroni, Zulfikar menantang debat terbuka yang disiarkan langsung di televisi. Ia mengundang Ahmad Sahroni dan Saor Siagian untuk beradu argumen secara langsung.
“Bung, ayo kita buktikan siapa sebenarnya preman. Kita kupas bersama di televisi. Kami siap kapan saja,” ucap Zulfikar.
Menurutnya, tantangan ini bukan dilandasi kesombongan, melainkan ungkapan hati mewakili anggota GRIB Jaya. “Kami bukan preman. Kami hanya ingin kebenaran dibuktikan,” tutupnya.[THQ]

