Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Tak Perlu ke Bandung, BNNK OKI Siap Rehabilitasi Pecandu Narkoba Secara Gratis
Regional

Tak Perlu ke Bandung, BNNK OKI Siap Rehabilitasi Pecandu Narkoba Secara Gratis

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda30/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui warga OKI, Sumsel untuk menitipkan anaknya yang kecanduan narkoba di barak Militer. (Tangkapan Layar Youtube)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Setelah viral di media sosial, sepasang suami istri asal Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), bersama putra mereka mendatangi kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Gedung Pakuan. Tujuannya adalah meminta bantuan agar anak mereka yang duduk di kelas 10 SMK dimasukkan ke barak militer sebagai langkah pendisiplinan akibat kebiasaannya menggunakan narkoba.

Kepala Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) OKI, AKBP Gendi Marzanto angkat bicara. Dirinya menyatakan bahwa rehabilitasi pecandu narkoba dapat dilakukan di Kayuagung tanpa perlu keluar daerah.

“Kami siap membantu secara gratis. Yang bersangkutan hanya perlu datang ke BNNK OKI untuk menjalani asesmen guna menentukan tingkat ketergantungannya. Dari hasil asesmen ini, akan ditentukan apakah perlu rawat jalan atau rawat inap,” jelas Gendi pada Jumat (30/5).

Gendi menjelaskan bahwa penanganan penyalahgunaan narkoba berbeda dengan kenakalan remaja biasa. Rehabilitasi membutuhkan proses khusus, seperti detoksifikasi, terapi individual dan kelompok, hingga konseling intensif.

“Pendekatan ini lebih efektif untuk menangani individu yang sudah terpapar zat terlarang. Berbeda dengan pendisiplinan di barak militer, rehabilitasi narkoba memerlukan metode medis dan psikologis,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengguna narkoba yang mendaftar sukarela untuk rehabilitasi di BNN tidak akan dipidana.

“Sesuai regulasi, pemakai narkoba diwajibkan menjalani rehabilitasi, bukan hukuman pidana. Seluruh biaya ditanggung oleh negara,” kata Gendi.

Sepanjang 2024, BNNK OKI telah merehabilitasi 37 pengguna narkoba, dengan rincian 30 orang menjalani rawat jalan dan 7 orang dirujuk untuk rawat inap di Balai Rehabilitasi BNN. Gendi menjelaskan bahwa BNN memiliki asesor dan konselor bersertifikasi untuk menentukan metode rehabilitasi yang sesuai dengan tingkat keparahan pengguna.

Selain rehabilitasi, BNNK OKI juga aktif dalam upaya pencegahan. Program remaja sebaya, advokasi, edukasi, dan sosialisasi dilakukan di berbagai sekolah serta komunitas di OKI. Pada tahun 2024, program ini dilaksanakan di SMPN 1 Kayuagung, SMPN 5 Kayuagung, SMPN 6 Kayuagung, SMP IT Bina Insani, dan MTs Manbaul Ulum Islamiyah.

“Kami juga memberikan penyuluhan ke sekolah tingkat SMA dan SMK, desa, kecamatan, serta perusahaan perkebunan. Ini bagian dari komitmen kami untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di masyarakat,” tutup Gendi.[THQ]

Bandung BNNK OKI Dedi Mulyadi Narkoba OKI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAvian Brands Raih Penghargaan Internasional sebagai Pemimpin Pasar Industri Cat Indonesia 2024
Next Article PBB Siapkan Pemangkasan Anggaran USD 3,7 Miliar, Ribuan Pegawai Terancam PHK
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,902 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,775 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?